
Tanjabbar (28/4). PC LDII Kecamatan Tungkal Ilir menggelar Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Hidayatul Ula, pada Rabu (27/5). Salat dimulai pukul 07.20 WIB dan diikuti oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan.
Masjid yang berlokasi di Jalan H.M. Nurdin, Kelapa Gading, Tungkal Harapan, tampak penuh sejak pagi. Jamaah memadati area masjid dan halaman sekitar untuk melaksanakan salat Id secara berjamaah.
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Ustaz Suhardi Nurkholis. Sementara itu, nasehat salat Iduladha disampaikan oleh Ustaz Ahmad Edi Saputra, S.E., M.E.

Dalam khutbahnya, Ustaz Suhardi menekankan makna Iduladha sebagai momentum ikhlas berkurban dan ikhlas berbagi. “Kurban bukan sekadar ritual menyembelih hewan, melainkan instrumen Islam untuk meruntuhkan tembok kesenjangan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengutip firman Allah dalam QS. Al-Hajj ayat 37: “Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa esensi kurban adalah ketulusan hati.
Sementara itu, Ustaz Edi dalam nasehatnya menyampaikan bahwa kurban hadir sebagai instrumen keadilan ekonomi. “Daging kurban yang kita bagikan adalah pernyataan sikap bahwa aku menolak kenyang sendirian selagi saudaraku kelaparan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan hadits riwayat Imam Ahmad: “Barangsiapa yang memiliki kelapangan harta namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami.” Hadits ini menjadi teguran bagi mereka yang terbelenggu sifat kikir.
“Jangan sampai kita menjadi hamba yang kaya secara finansial namun miskin empati. Harta yang kita kurbankan tidak akan berkurang, melainkan bertransformasi menjadi keberkahan,” tambah Ustaz Edi Saputra.
Salat Idul Adha ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Ratusan jamaah tampak antusias menyaksikan prosesi penyembelihan yang berlangsung tertib di area yang telah disiapkan.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi