
Sarolangun (10/7). Pengurus Penggerak Pembina Generus (PPG) LDII Sarolangun bidang sarana dan prasarana, H. Afrijal dan Ibnu, menggelar kegiatan monitoring serta evaluasi alat-alat penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) di Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Pasar Singkut, Jumat sore (10/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Ikhsan, Dusun 3 Mekar Sari, RT 16, Desa Pasar Singkut, ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan peralatan yang sudah ada sekaligus mendorong pemenuhan fasilitas yang masih belum terealisasi.
H. Afrijal menjelaskan, ketersediaan sarana prasarana seperti meja belajar, kursi, dan papan tulis merupakan komponen vital untuk menunjang proses pembelajaran anak-anak. Menurutnya, kelengkapan alat tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap efektivitas KBM.
“Alat-alat ini memang terlihat sederhana, seperti papan tulis dan meja belajar. Namun, jika tidak kita siapkan, proses kegiatan belajar mengajar bisa kurang maksimal,” ujar H. Afrijal.
Ia menambahkan, terwujudnya kelengkapan sarana prasarana tersebut memerlukan musyawarah dan kerja sama semua pihak, terutama peran aktif dari para orang tua warga belajar.
“Untuk mewujudkan alat-alat KBM ini, memang perlu kerja sama semua pihak, salah satunya orang tua. Kita perlu saling bermusyawarah dan melengkapi agar alat-alat ini bisa segera kita wujudkan,” terangnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab KBM LDII Pasar Singkut, Kusnan, S.Pd., mengapresiasi kedatangan tim pengurus PPG bidang sarana prasarana yang telah memberikan sosialisasi dan monitoring langsung di wilayahnya.
“Alhamdulillah, kami ucapkan banyak terima kasih atas kedatangan pengurus. Kekurangan yang ada akan kami usahakan untuk dilengkapi dan akan kami musyawarahkan bersama,” ujar Kusnan.
Kusnan turut memaparkan sejumlah alat sarana prasarana yang saat ini sudah tersedia dan rutin digunakan di PAC LDII Pasar Singkut, di antaranya meja belajar, kursi belajar, papan tulis, serta alat peraga Tilawati.
“Ada beberapa alat yang sudah biasa dipergunakan di sini, di antaranya meja belajar, peraga Tilawati, dan kursi belajar,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, H. Afrijal berharap alat-alat yang belum lengkap, termasuk ruang kelas khusus bagi anak-anak, dapat segera dipenuhi. Ia menyadari bahwa pembangunan ruang kelas membutuhkan biaya yang lumayan besar, tetapi ia optimistis semangat kebersamaan akan mempermudah jalannya proses pemenuhan fasilitas tersebut.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi