Pengajian Malam Selasa LDII Tambaksari, Ustaz Zaqi Ajak Umat Islam Saling Berbuat Baik

Kota Jambi (2/11). Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tambaksari kembali menggelar kegiatan rutin Pengajian Malam Selasa di Masjid Al Mukmin, Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Senin (2/11/2026).

Kegiatan pengajian berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh warga LDII Tambaksari. Pengajian diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ustaz Wawan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kajian Al-Hadist yang disampaikan oleh Ustaz Abdurrahman Zaqi.

Dalam penyampaian kajiannya, Ustaz Abdurrahman Zaqi menjelaskan tentang pentingnya menyadari bahwa setiap perbuatan manusia selama hidup di dunia akan dicatat dan dipertanggungjawabkan.

Ia menyampaikan bahwa setiap amal kebaikan akan mendapatkan balasan pahala, sedangkan setiap perbuatan buruk akan dicatat sebagai dosa.

“Setiap orang akan dicatat apa yang dikerjakannya di dunia. Perbuatan baik akan mendapatkan pahala, sedangkan perbuatan jelek akan mendapatkan dosa. Karena itu, kita harus senantiasa menjaga perilaku dan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Ustaz Zaqi.

Lebih lanjut, Ustaz Zaqi juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama umat Islam. Menurutnya, sesama saudara seiman tidak sepatutnya saling menggunjing, menghina, ataupun melakukan perbuatan yang dapat menyakiti hati orang lain.

“Sesama umat Islam tidak boleh saling menggunjing dan menghina. Sebagai saudara seiman, kita harus selalu berbuat baik, menjaga kerukunan, serta saling membantu dalam kebaikan,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui pengajian rutin tersebut, warga LDII dapat semakin memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dan Al-Hadist dalam kehidupan sehari-hari.

Pengajian Malam Selasa ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman agama, memperkuat keimanan, sekaligus membangun kerukunan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai kebaikan tidak hanya dipahami dalam pengajian, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *