PAC LDII Suka Damai Gelar Musyawarah Matangkan Persiapan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Tanjab Barat (31/10). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Suka Damai menggelar musyawarah persiapan pelaksanaan sosialisasi bahaya narkoba. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baiturrahim, Jalan Jujur, Desa Suka Damai, Jumat (30/10/2026).

Musyawarah ini dihadiri oleh segenap pengurus PAC LDII Suka Damai. Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan teknis menjelang pelaksanaan sosialisasi yang dijadwalkan pada 8 November 2026 mendatang.

Menurut Sadio, musyawarah ini sangat penting karena waktu pelaksanaan kegiatan sudah semakin dekat. Sebagai tuan rumah, pihaknya dituntut mampu memberikan yang terbaik, mulai dari penyambutan tamu undangan, para peserta, tempat, hingga hidangan.

“Dengan persiapan yang matang, kami berharap acara ini bisa sukses dan berjalan dengan lancar. Pemateri bisa nyaman dalam memberikan ilmunya, dan peserta bisa menerima ilmu dengan baik sehingga bisa memahami dan mengamalkannya,” ujar Sadio.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD LDII Tanjung Jabung Barat, Ahmad Hardianto, turut memberikan arahan. Ia membahas tentang protokol acara, tata cara penyambutan tamu, posisi tempat duduk tamu, dan berbagai hal teknis lainnya.

Arahan tersebut dinilai penting agar seluruh panitia memahami tugas dan perannya masing-masing. Dengan demikian, pelaksanaan sosialisasi diharapkan berjalan tertib, khidmat, dan sesuai dengan rencana yang telah disusun.

Musyawarah berlangsung dengan suasana kekeluargaan. Para pengurus saling bertukar pendapat dan masukan demi kesuksesan acara yang akan digelar di Masjid Baiturrahim tersebut.

Sosialisasi bahaya narkoba ini merupakan bagian dari upaya LDII Suka Damai dalam membentengi generasi muda dari pengaruh buruk narkoba. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara LDII dan kepolisian setempat yang sebelumnya telah dijajaki melalui silaturahim ke Polsek Tebing Tinggi.

Dengan persiapan yang matang, PAC LDII Suka Damai berharap sosialisasi pada 8 November 2026 mendatang dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada peserta. Tidak hanya dari sisi dalil keagamaan, tetapi juga dari aspek kesehatan dan hukum. (Wnt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *