Pemuda LDII Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Kota Bersih Melalui Nilai-Nilai Luhur dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Kota Jambi (13/6). Persoalan sampah masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak daerah, termasuk Kota Jambi. Menyadari pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, Sekretaris DPD LDII Kota Jambi, H. Wahyudi, SE. mengajak masyarakat khususnya generasi muda, untuk berperan aktif mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Wahyudi usai mengikuti Dialog Publik Pengelolaan Sampah di Kota Jambi yang berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (13/6). Kegiatan ini mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, dan berbagai unsur masyarakat guna membahas strategi penanganan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan berbagai pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Selain itu, diperkenalkan pula program Bank Sampah Sutera Jambi (BSSJ) yang hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga.

Wahyudi menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang bersih tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Generasi muda harus menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan. Semangat 29 karakter luhur warga LDII, seperti mujhid-muzhid, rukun, kompak, kerja sama, amanah, dan jujur, sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan sampah,” ujar Wahyudi.

Ia menjelaskan, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun berdampak besar, seperti membiasakan memilah sampah dari rumah, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta mendukung program-program pengelolaan sampah yang dijalankan pemerintah maupun komunitas masyarakat.

“Semangat kebersamaan harus diwujudkan dalam aksi nyata. Jika masyarakat kompak dan memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan, persoalan sampah akan lebih mudah diatasi. Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Pada kesempatan itu, peserta juga diperlihatkan armada operasional Bank Sampah Sutera Jambi yang telah didukung teknologi digital. Melalui aplikasi yang tersedia, masyarakat dapat lebih mudah menyetor sampah yang telah dipilah sehingga proses pengelolaan menjadi lebih praktis dan terintegrasi.

Menurut Wahyudi, inovasi tersebut menjadi langkah positif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat. Selain membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), program bank sampah juga memberikan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Melalui momentum dialog publik tersebut, Inspirasi Pemuda LDII Jambi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat. Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan penerapan 29 karakter luhur warga LDII, Kota Jambi diharapkan mampu menjadi daerah yang lebih bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *