
Kerinci (25/7). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kerinci menerapkan konsep perkemahan minim sampah dalam kegiatan Camping Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026. Sebagai langkah konkret, setiap peserta dibekali kewajiban membawa tumbler (botol minum) sendiri untuk mengurangi penggunaan gelas plastik sekali pakai.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kayu Aro, itu diikuti oleh puluhan generasi muda. Ketua Panitia CAI, Rudiyanto, menegaskan bahwa konsep ramah lingkungan bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari nilai hidup yang harus dibiasakan.
“Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya disampaikan melalui materi, tetapi harus diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari. Dengan membawa tumbler sendiri, peserta dapat mengurangi sampah gelas plastik. Langkah sederhana ini diharapkan membangun kesadaran kolektif,” ujar Rudiyanto, Sabtu (25/7).

Senada dengan itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Kerinci, Dapriyanto, S.Hut., menyampaikan bahwa CAI tidak hanya fokus pada pembinaan karakter dan kepemimpinan, tetapi juga menanamkan tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian alam.
“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli lingkungan. Gerakan minim sampah ini adalah ajakan nyata untuk mengurangi sampah plastik dan membiasakan pola hidup ramah lingkungan,” kata Dapriyanto.
Selain mewajibkan penggunaan tumbler, panitia juga menginstruksikan seluruh peserta untuk memilah sampah, menekan penggunaan barang sekali pakai, dan memastikan area perkemahan kembali bersih seusai kegiatan.

Pembina kegiatan, KH. Sikun, mengingatkan bahwa menjaga kebersihan bumi adalah bagian dari amanah manusia sebagai khalifah. “Setiap individu harus membiasakan perilaku yang mencerminkan rasa sayang terhadap alam. Ini adalah ibadah sosial,” imbuhnya.
Melalui penerapan konsep Camping Minim Sampah ini, DPD LDII Kabupaten Kerinci berharap para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman berkemah, tetapi juga habitus positif yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa aksi kecil seperti membawa tumbler mampu memberi kontribusi besar dalam menekan volume sampah plastik dan menjaga kelestarian lingkungan.(Tri)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi