LDII Tabir Timur dan Muara Tabir Gelar Musyawarah Bulanan, Siapkan Kebun Sawit untuk Modal SDM Unggul

Merangin (14/8). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pasar Tabir Timur bersama PAC Muara Tabir menggelar musyawarah rutin bulanan pada Rabu malam (12/8) di Masjid Nurul Iman, Desa Sungai Jernih, Kecamatan Tabir Timur, Kabupaten Merangin. Kegiatan yang diikuti oleh para pengurus harian kedua PAC tersebut resmi dibuka oleh Dewan Penasihat PAC LDII Tabir Timur, Suratno.

Dalam sambutannya, Suratno mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga kerukunan dan kekompakan sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi kunci agar kepengurusan dapat berjalan dengan baik dan berkembang secara berkelanjutan.

“Sebagai pengurus, kita harus memiliki semangat yang lebih besar dalam melayani dan menggerakkan organisasi. Kekompakan serta kerukunan merupakan salah satu kunci agar organisasi tetap berjalan dengan baik dan terus berkembang,” ujarnya.

Salah satu agenda utama yang dibahas dalam musyawarah tersebut adalah kelanjutan pembangunan sarana penunjang ibadah serta percepatan pembelian aset lahan perkebunan kelapa sawit. Suratno menjelaskan bahwa tahapan pembangunan dan pembelian aset yang telah dimusyawarahkan sebelumnya harus segera direalisasikan.

“Insya Allah, kita akan melanjutkan kembali musyawarah tahap kedua untuk menyelesaikan program pembangunan dan aset kebun. Mari kita bermusyawarah untuk menentukan waktu pelaksanaannya agar program tersebut dapat berjalan lancar,” katanya.

Suratno menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi dan kepedulian seluruh warga. Oleh karena itu, ia mengajak pengurus dan jamaah untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan dalam menyelesaikan program yang sedang berlangsung.

Sementara itu, Ketua PC LDII Tabir Timur, Suyadi, turut memberikan pandangannya. Ia menyatakan bahwa rencana pembelian aset kebun sangat penting sebagai modal membangun generasi penerus yang unggul. Menurut Suyadi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) sangat ditentukan oleh kondisi dana yang mencukupi, karena aset tersebut akan terus berkembang nilainya di masa mendatang.

“Kami mengajak seluruh warga LDII Tabir Timur dan Muara Tabir untuk turut berpartisipasi, baik melalui tenaga, waktu, dukungan fisik, maupun pemikiran bersama agar program ini dapat tercapai,” ujar Suyadi.

Musyawarah berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait pelaksanaan pembelian aset kebun. Keputusan ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis untuk membangun kemandirian finansial demi kemajuan SDM generasi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *