206 Mubaligh-Mubalighoh LDII Merangin Digembleng, KH Abdul Basir Tekankan 3 Kunci Kejayaan Islam

Merangin (26/9). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Merangin terus memperkuat kapasitas mubaligh dan mubalighoh sebagai bagian penting dalam pembinaan keagamaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai tingkatan kepengurusan LDII se-Kabupaten Merangin.

Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026) mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di Masjid Baiturrohim, Desa Bunga Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin. Sebanyak 206 peserta dari tingkat PAC, PC, hingga DPD LDII se-Kabupaten Merangin mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ustaz Sigit Efendi, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah pembukaan yang disampaikan H. Nur Sahid. Para peserta mendapatkan penguatan materi sebagai bekal dalam menjalankan tugas pembinaan dan dakwah di lingkungan masing-masing.

Selanjutnya, peserta mengikuti pengajian dan pendalaman Tafsir Al-Hadits Shahih Bukhari Juz 4 yang disampaikan oleh Ustaz Syamsudin dan Ustaz Wiji Handoyo, S.Pd. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman peserta terhadap kandungan hadis serta penerapannya dalam aktivitas pembinaan keagamaan.

H. Muslim, selaku Dewan Penasihat LDII Kecamatan Bangko, mengapresiasi pelaksanaan pembekalan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting bagi para mubaligh dan mubalighoh karena memberikan tambahan wawasan sekaligus memperkuat bekal keagamaan dalam menjalankan tugas pembinaan di wilayah masing-masing.

“Pembekalan seperti ini sangat bermanfaat. Selain menambah wawasan dan pemahaman agama, kami mendapatkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai mubaligh dan mubalighoh, sehingga apa yang disampaikan kepada warga benar-benar memiliki dasar ilmu dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Muslim.

Pembekalan tersebut juga menjadi ruang penguatan kapasitas para mubaligh dan mubalighoh agar mampu menjalankan dakwah secara terarah, santun, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keterlibatan peserta dari tingkat PAC, PC, hingga DPD menunjukkan adanya kesinambungan pembinaan di berbagai tingkatan organisasi.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah pemantapan agama yang disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina LDII Provinsi Jambi, KH. Abdul Basir. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan sebuah ungkapan yang dinisbatkan kepada Buya Hamka mengenai tiga hal penting yang diperlukan untuk kejayaan Islam, yakni memiliki dana, program, dan pemimpin yang berwibawa.

“Islam itu akan jaya apabila memiliki tiga syarat atau tiga hal. Yang pertama punya dana, yang kedua punya program, dan yang ketiga punya pemimpin yang berwibawa,” ujar KH. Abdul Basir.

Usai tausiyah pemantapan agama, seluruh rangkaian kegiatan pembekalan ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Abdul Basyir. Doa tersebut menjadi penutup kegiatan sekaligus harapan agar ilmu dan pembekalan yang diperoleh para mubaligh dan mubalighoh dapat memberikan manfaat serta diterapkan dalam pelaksanaan pembinaan di masing-masing wilayah.(Oet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *