Hadiri Tasyakuran Bersih Dusun, Ketua LDII Singkut: Ini Benteng Jati Diri di Era Modern

Sarolangun (16/6). Ratusan warga Lorong Gunung Kidul, Kabupaten Sarolangun, menggelar tradisi bersih dusun sekaligus tasyakuran pada Senin (15/6). Kegiatan tahunan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat setempat, termasuk Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Singkut, Kusnan, S.Pd.I.

Acara adat tersebut digelar sebagai wujud syukur warga atas nikmat kesehatan, keselamatan, dan rezeki yang melimpah. Di samping untuk melestarikan kearifan lokal, bersih dusun juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Suhardi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Menurutnya, kesuksesan acara tidak lepas dari kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga hingga kini.

“Tradisi ini mengandung banyak pelajaran, terutama tentang pentingnya rasa syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan ini terus berjalan ke depan,” ujar Suhardi dalam sambutannya.

Senada dengan itu, Ketua PC LDII Singkut, Kusnan, menegaskan bahwa tradisi sarat nilai positif seperti ini harus dipertahankan secara turun-temurun. Ia menilai langkah tersebut penting agar masyarakat tidak kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi.

“LDII selalu berkomitmen mendorong warganya untuk aktif berkontribusi di lingkungan sosial. Kolaborasi antar-elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi wilayah yang rukun, aman, damai, dan sejahtera,” tambah Kusnan.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh TPQ Darussalam, KH. Ahmad Sholeh. Dalam doanya, warga memohon agar wilayah Lorong Gunung Kidul senantiasa diberkahi, dimakmurkan, serta dijauhkan dari segala musibah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *