Pengajian Akbar LDII Merangin, Perkuat Spirit Idul Adha dan Persiapan Menuju Tanah Suci

Merangin (24/5). Ratusan warga menghadiri Pengajian Akbar yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Merangin di Masjid Miftahul Huda, Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Mentawak, Desa Mentawak, pada Minggu, (24 Mei 2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Pengajian Akbar tersebut diikuti lebih kurang 300 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Merangin. Acara berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh suasana kekeluargaan.

Bertindak sebagai pembawa acara (MC), H. Agung Prastyawan, SP, yang memandu seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga selesai.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua DPD LDII Merangin, H. Sofyan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas keimanan dan memperkuat pemahaman umat mengenai ibadah haji dan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Melalui pengajian ini, kami berharap warga dapat memahami makna ibadah haji dan qurban secara lebih mendalam, serta mempersiapkan diri sejak dini untuk menunaikan ibadah haji dengan bekal ilmu, kesiapan fisik, mental, dan spiritual,” ujarnya.

Materi inti pengajian disampaikan oleh Ustaz Wiji Handoyo, S.Pd dengan pembahasan seputar ibadah haji dan qurban. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan tata cara pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat Islam, sekaligus menanamkan nilai keikhlasan, kesabaran, dan semangat pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.

Puncak acara diisi tausiyah penutup sekaligus doa bersama yang disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina DPW LDII Provinsi Jambi, KH Abdul Basyir. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga proses membentuk pribadi yang lebih sabar, disiplin, ikhlas, dan bertakwa kepada Allah SWT.

Beliau juga mengingatkan pentingnya persiapan bagi calon jamaah haji, baik dari segi ilmu agama, kesehatan, akhlak, maupun kesiapan mental agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan memperoleh haji yang mabrur.

“Ibadah haji mengajarkan persatuan umat, kesabaran, dan pengorbanan. Karena itu, jamaah harus menjaga niat yang ikhlas serta memperbanyak amal saleh,” pesan KH Abdul Basyir di hadapan jamaah.

Selain menjadi sarana pembekalan ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.

Pengajian Akbar berlangsung lancar hingga selesai dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.(Oet).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *