
Bungo (5/7). Puluhan Pemuda LDII Kecamatan Pelepat dan Pelepat Ilir memadati Aula Yayasan Darul Falah, Desa Purwasari, Kabupaten Bungo, pada akhir pekan lalu. Mereka hadir dalam kegiatan Bazar dan Pembekalan Kemandirian (BAKAR) yang mengusung semangat kemandirian dan pemberdayaan generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan beragam pelatihan keterampilan praktis yang langsung dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta mendapatkan pembekalan instalasi listrik dasar, pelatihan perakitan dan perbaikan lampu LED, servis handphone, hingga barbershop atau cukur rambut. Khusus untuk peserta pemudi, panitia menyediakan ruangan terpisah dengan pelatihan tata rias atau make up yang berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif.
Nurhasan, Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PC LDII Pelepat dan Pelepat Ilir dalam membina generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki bekal keterampilan hidup yang mumpuni.

Di tempat yang sama, Dewan Penasihat PC LDII Pelepat Ilir, Abdussomad, dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu dunia. “Di LDII kita tidak hanya mempelajari ilmu agama saja, tapi kita juga bekali ilmu dunia, khususnya tentang mencari peluang dengan keterampilan ini. Adik-adik pemuda pemudi bisa mandiri, bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya dengan penuh harap.
Abdussomad berharap kegiatan BAKAR dapat rutin dilaksanakan agar lahir generasi LDII yang alim, faqih, berakhlak karimah, mandiri, dan profesional. “Kemandirian adalah kunci menghadapi tantangan zaman. Dengan keterampilan yang dimiliki, generasi muda tidak akan menjadi beban, melainkan solusi bagi lingkungannya,” tambahnya.
Salah satu peserta, Dian, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan servis handphone. “Saya ikut pelatihan servis HP ini karena kebutuhan di desa saya. Selama ini kalau HP warga rusak harus dibawa ke konter yang jaraknya jauh, ongkosnya mahal, dan makan waktu. Saya berpikir kalau ada servis HP di desa bisa membantu para warga yang HP-nya rusak dan sekaligus membuka peluang usaha,” ujar Dian antusias.

Kegiatan yang dikemas dengan pendekatan learning by doing ini mendapat sambutan hangat dari peserta. Mereka tidak hanya mendengarkan teori, tetapi langsung mempraktikkan keterampilan yang diajarkan. Suasana aula tampak hidup dengan aktivitas perakitan lampu LED dan simulasi perbaikan ponsel yang dipandu para instruktur berpengalaman.
Di ruangan terpisah, para pemudi dengan serius mengikuti pelatihan tata rias yang dipandu oleh mentor senior. Kegiatan ini diharapkan dapat membekali mereka dengan keterampilan yang bernilai ekonomi, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.
Kegiatan ditutup dengan semangat kebersamaan dan harapan besar. Para peserta mengaku sangat antusias dan mendapatkan banyak ilmu baru yang bisa langsung diterapkan. Sinergi PC LDII Pelepat dan PC LDII Pelepat Ilir ini diharapkan menjadi contoh pembinaan pemuda pemudi yang produktif dan berdaya saing, serta mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat Kabupaten Bungo.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi