Anjangsana ke Bayung Lencir, Santri Ponpes Tawakal Sebapo Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Muba (27/9). Sebanyak 45 santri putra dan putri Pondok Pesantren Tawakal Sebapo bersama para pengurus, guru pembimbing, dan keluarga besar pondok melaksanakan anjangsana ke PC LDII Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar Pondok Pesantren Tawakal Sebapo untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antarsesama warga LDII. Kehadiran rombongan disambut dengan hangat oleh keluarga besar LDII Bayung Lencir.

Selain bersilaturahmi, anjangsana juga diisi dengan kegiatan yang bersifat rekreatif. Para santri mendapat kesempatan untuk bermain sepak bola bersama. Suasana berlangsung akrab dan penuh keceriaan, terutama ketika para santri berbaur dengan warga setempat.

Pengurus Pondok Pesantren Tawakal Sebapo, Ustaz Zainal Nuraidin, S.Pd. mengatakan, anjangsana tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan berkunjung ke suatu daerah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun hubungan emosional dan memperkuat persaudaraan.

“Anjangsana bukan hanya sekadar berkunjung. Di dalamnya ada nilai silaturahmi yang sangat penting. Dengan bertemu secara langsung, kita bisa semakin mengenal, membangun kedekatan emosional, dan mempererat hubungan antarsesama muslim,” ujar Zainal.

Menurutnya, interaksi seperti ini juga penting bagi para santri. Selain mendapatkan pengalaman baru di luar lingkungan pesantren, mereka dapat belajar secara langsung mengenai pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

Antusiasme juga dirasakan para santri. Halimah, salah satu santri putri Pondok Pesantren Tawakal Sebapo, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, perjalanan ke luar daerah menjadi pengalaman yang berkesan.

“Saya merasa senang dan antusias karena bisa berkunjung ke daerah lain. Ini menjadi pengalaman baru bagi saya. Selain bersilaturahmi, kami juga bisa bermain dan berkumpul bersama,” kata Halimah.

Sementara itu, salah satu tokoh LDII Bayung Lencir, Guntur, menyambut baik kedatangan rombongan dari Pondok Pesantren Tawakal Sebapo. Ia memandang kehadiran para santri dan pengurus pondok sebagai sebuah keberkahan sekaligus kesempatan untuk mempererat hubungan kekeluargaan.

“Kami merasa bersyukur dan senang atas kedatangan keluarga besar Pondok Pesantren Tawakal Sebapo. Bagi kami, kedatangan tamu dari pondok merupakan berkah. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjalin dan membawa kebaikan bagi kita semua,” tutur Guntur.

Kegiatan anjangsana tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Kebersamaan antara santri, pengurus pondok, guru pembimbing, serta warga LDII Bayung Lencir menunjukkan bahwa silaturahmi dapat dibangun melalui berbagai kegiatan, baik keagamaan maupun aktivitas sosial dan olahraga.

Bagi Pondok Pesantren Tawakal Sebapo, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran bagi para santri untuk membangun sikap terbuka, menghargai sesama, serta menjaga persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *