Masjid Miftahul Huda Digeruduk Puluhan Emak-emak dan Remaja Putri, Ternyata ini Sebabnya

Tanjabbar (25/4). PC LDII Simpang Abadi menggelar pengajian umum untuk ibu-ibu dan remaja di Masjid Miftahul Huda, Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara, Jumat (24/4/2026) malam. Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah sekitar.

Pengajian merupakan hasil kolaborasi antara PC LDII Simpang Abadi dengan PAC LDII Kuala Tungkal, PAC LDII Teluk Sialang serta PAC LDII Lubuk Terentang. Acara dibuka langsung oleh Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Suhardi Nurkholis.

Suhardi mengajak peserta untuk meningkatkan semangat menghadiri majelis taklim. “Saya ajak ibu-ibu dan remaja ditingkatkan semangatnya untuk hadir. Dengan sering mengaji, ilmu menjadi banyak sehingga lebih ringan dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT,” ucapnya.

Penceramah dalam pengajian ini adalah Umi Chomsatun yang datang langsung dari Pondok Pesantren Sumber Barokah, Karawang Jawa Barat. Materi pengajian membahas tentang wajibnya ibadah kepada Allah dengan mengikuti Al-Qur’an dan Hadis.

Umi Chomsatun menjelaskan bahwa kaum hawa diciptakan Allah dengan kodrat berbeda dari laki-laki. Perempuan ditakdirkan mengalami haid, keputihan, hingga nifas. Dalam beribadah, seorang muslimah wajib dalam keadaan suci, sehingga perlu belajar cara bersuci sesuai petunjuk Rasulullah.

Manfaat bersuci dari hadas tidak hanya membuat ibadah sah dan diterima Allah SWT, tetapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Pengurus Masjid Miftahul Huda, Mulyadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pengajian ini. “Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Masjid Miftahul Huda terbuka untuk seluruh kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga pengajian ini dapat terus berlanjut dan membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti kajian yang disampaikan dengan bahasa mudah dipahami. Suasana khidmat menyelimuti masjid selama kegiatan berlangsung. Pengajian ditutup dengan doa bersama. Dan berakhir dengan Poto bersama dengan Umi Chomsatun dari Karawang, Jawa Barat.

Mulyadi juga berharap kegiatan ini dapat terus meningkatkan pemahaman keagamaan tentang kesucian, khususnya bagi ibu-ibu dan remaja di lingkungan LDII Simpang Abadi dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *