LDII Pasar Singkut Gelar Musyawarah Bulanan, Percepat Pembangunan Sarana Penunjang Ibadah

Sarolangun (13/8). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pasar Singkut kembali menggelar musyawarah rutin bulanan pada Rabu malam (12/8) di Masjid Nurul Ikhsan, Dusun III Mekar Sari, Desa Pasar Singkut, Kabupaten Sarolangun. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus harian PAC LDII Pasar Singkut dan dibuka oleh Dewan Penasihat PAC LDII Pasar Singkut, Dedi Muhamad Zakir.

Dalam arahannya, Dedi mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga kerukunan dan kekompakan sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi kunci agar kepengurusan dapat berjalan dengan baik dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Sebagai pengurus, kita harus memiliki semangat yang lebih besar dalam melayani dan menggerakkan organisasi. Kekompakan serta kerukunan merupakan salah satu kunci agar organisasi tetap berjalan dengan baik dan terus berkembang,” ujarnya.

Pada musyawarah tersebut, salah satu agenda utama yang dibahas adalah kelanjutan pembangunan sarana penunjang ibadah berupa kamar mandi dan kamar tamu yang berada di lingkungan masjid. Dedi menjelaskan bahwa tahapan pengecoran atap sebelumnya telah selesai dilaksanakan dan pembangunan akan dilanjutkan melalui kegiatan gotong royong bersama warga.

“Insya Allah, kita akan melanjutkan kembali gotong royong untuk menyelesaikan pembangunan kamar mandi dan kamar tamu. Mari kita bermusyawarah untuk menentukan waktu pelaksanaannya agar pekerjaan dapat berjalan lancar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tersebut sangat bergantung pada partisipasi dan kepedulian seluruh warga. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan jamaah untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan dalam menyelesaikan pembangunan yang sedang berlangsung.

Setelah penyampaian arahan, forum musyawarah dibuka untuk menerima masukan dan tanggapan dari peserta guna mendukung kelancaran serta keberlanjutan pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Kusnan, S.Pd., selaku koordinator pembangunan, menjelaskan rencana pengecoran atap bangunan lantai dua. Menurutnya, konstruksi atap akan dibuat serupa dengan lantai satu agar dapat menunjang pengembangan bangunan pada masa mendatang.

“Untuk lantai dua, kami merencanakan atap cor seperti di lantai satu. Tujuannya agar pada tahap berikutnya bangunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan yang mendukung kegiatan warga dan jamaah,” jelas Kusnan.

Ia juga mengajak seluruh warga LDII Pasar Singkut untuk turut berpartisipasi, baik melalui tenaga, waktu, maupun dukungan konsumsi bagi para pekerja yang bergotong royong.

“Bangunan ini merupakan milik bersama dan nantinya akan digunakan untuk kepentingan bersama. Karena itu, mari kita terus semangat dalam bergotong royong serta bersedekah sesuai kemampuan masing-masing demi kelancaran pembangunan,” tutupnya.

Musyawarah berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait pelaksanaan gotong royong sebagai langkah percepatan penyelesaian pembangunan sarana penunjang ibadah di lingkungan Masjid Nurul Ikhsan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *