KH Nur Hamid Ungkap Kunci Kebahagiaan: Tertib Ibadah, Bersyukur dan Bersedekah

Muaro Jambi (30/8). Dewan Penasihat DPW LDII Provinsi Jambi, KH Nur Hamid Hadi, S.Pd, mengajak umat Islam untuk senantiasa memperbanyak rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT, termasuk nikmat iman, kesehatan, rezeki, dan kesempatan untuk terus beribadah.

Pesan tersebut disampaikan KH Nur Hamid saat memberikan tausyiah pada Pengajian Aghnia LDII Jambi yang digelar di Aula Pondok Pesantren Tawakal, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (30/8/2026).

Dalam tausyiahnya, ia mengatakan bahwa seorang muslim sejatinya merupakan orang yang sukses dan bahagia ketika masih diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah dengan tertib serta memperoleh kecukupan rezeki dalam kehidupannya.

“Sebagai orang muslim, sesungguhnya kita termasuk orang yang sukses dan bahagia karena kita masih bisa tertib beribadah dan diberikan rezeki yang cukup. Oleh karena itu, mari kita memperbanyak bersyukur atas nikmat Allah SWT,” ujarnya.

Menurutnya, setiap rezeki yang diberikan kepada manusia telah ditakar oleh Allah SWT. Karena itu, umat Islam tidak perlu berlebihan dalam mengejar harta hingga melupakan kewajiban bersyukur dan beribadah.

“Sesungguhnya rezeki seseorang sudah ditakar dan tidak akan tertukar. Tugas kita adalah mensyukuri nikmat rezeki yang diberikan Allah dengan memperbanyak bersedekah serta menggunakan harta untuk hal-hal yang baik sehingga menjadi amal yang mendatangkan pahala,” jelasnya.

KH Nur Hamid juga mengingatkan bahwa kebahagiaan hidup tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta yang dimiliki. Menurutnya, kehidupan akan terasa lebih nikmat ketika seseorang memahami kebenaran agama Islam, dapat menjalankan ibadah dengan tertib, serta mampu menggunakan sebagian hartanya untuk bersedekah.

Ia menilai, kesehatan keluarga, keharmonisan rumah tangga, ketenteraman hati, dan kesempatan untuk beribadah merupakan bagian dari nikmat besar yang patut disyukuri.

“Betapa nikmatnya hidup di dunia ketika kita mengetahui kebenaran agama Islam, bisa beribadah dengan tertib dan bisa bersedekah dengan harta yang kita miliki. Keluarga sehat, mendapatkan kebahagiaan dan selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga,” tuturnya.

Lebih lanjut, KH Nur Hamid menjelaskan bahwa harta yang disedekahkan tidak akan membuat seseorang menjadi kekurangan. Sebaliknya, sedekah merupakan salah satu bentuk syukur sekaligus ikhtiar untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Menurutnya, balasan atas sedekah dapat hadir dalam berbagai bentuk kebaikan, termasuk kelancaran rezeki dan kesehatan yang memungkinkan seseorang tetap menjalankan aktivitas ibadah maupun bekerja.

“Harta yang disedekahkan akan selalu dibalas dengan kebaikan oleh Allah. Di antaranya rezeki semakin lancar dan diberikan kesehatan sehingga kita bisa terus beribadah dan bekerja,” jelasnya.

Melalui pengajian tersebut, pihaknya mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya mensyukuri nikmat dengan ucapan, tetapi juga mewujudkannya melalui amal nyata, salah satunya dengan memperbanyak sedekah dan memanfaatkan harta untuk kegiatan yang baik dan bermanfaat.

Ia juga berharap, semangat bersyukur dan gemar bersedekah dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga keberkahan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *