
Kota Jambi (24/4). Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an bagi anak usia dini, digelar kegiatan sarasehan guru ngaji se-Kota Jambi dan sekitarnya dengan mengangkat tema “Tantangan dan Strategi Dakwah di Era Digital.” Kegiatan ini menghadirkan Hamzah, S.Pd sebagai moderator dan Irfa Uddin Aulia, S.Kom sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya yang bertajuk “BBM untuk Anak PAUD dan SD (Cabe Rawit) di Era Digital,” Irfa Uddin menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful) dalam menghadapi karakter anak-anak di era modern.
Ia menjelaskan bahwa kunci keberhasilan pembelajaran terletak pada 5 menit pertama. “Jika awal pembelajaran tidak terkondisikan dengan baik, maka proses selanjutnya berisiko tidak mencapai tujuan,” ujarnya.
Materi yang disampaikan menyoroti teknik pengkondisian awal kelas, seperti metode stop dan tarik napas (cooling down) untuk menenangkan anak sebelum memulai pelajaran. Guru dianjurkan tidak langsung memaksakan materi, melainkan memberi ruang agar anak siap secara emosional.
Dalam konsep mindful learning, guru diharapkan peka terhadap kondisi anak, termasuk saat anak mengalami tantrum atau perubahan suasana hati. Pendekatan seperti duduk melingkar, pelukan aman, dan komunikasi lembut menjadi alternatif dibandingkan pemaksaan belajar.

Sementara itu, meaningful learning menekankan pentingnya mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari anak. Misalnya, menghubungkan doa dengan aktivitas rumah atau mengenalkan huruf hijaiyah melalui benda yang akrab bagi anak.
Adapun joyful learning menghadirkan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan tanpa menghilangkan esensi pembelajaran. Metode seperti tepuk ritmis, lagu sederhana, permainan gerak, dan storytelling interaktif menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterlibatan anak.
Irfa Uddin juga menekankan pentingnya manajemen kelas yang baik melalui teknik pengalihan perhatian seperti kode tepuk atau pertanyaan singkat, serta pemberian apresiasi non-materi seperti pujian dan papan bintang untuk membangun motivasi anak.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang merupakan guru ngaji dari berbagai wilayah. Diharapkan, melalui sarasehan ini, para pendidik dapat mengadaptasi metode pembelajaran yang lebih relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital, khususnya bagi generasi usia dini.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi