
Tebo (14/5). Rangkaian konsolidasi organisasi LDII di Kabupaten Bungo baru saja usai. Namun, kebersamaan para pengurus tidak langsung berhenti di sana. Kamis (14/5/2026) malam, mereka memilih menyempatkan diri singgah di Kabupaten Tebo untuk melepas penat dengan cara yang hangat: menikmati Teh Talua khas Minangkabau bersama.
Suasana santai menyelimuti pertemuan malam itu. Ketua DPW LDII Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin, tampak akrab didampingi Sekretaris Mansur, Ketua Biro Komunikasi, Informasi dan Media (KIM) Fadhli, serta anggota Biro KIM, M. Rosyid. Di sela-sela canda ringan, mereka memesan menu unggulan bernama Teh Talua Malimpah 34, Teh Talua Tape, dan Teh Talua Gingseng.
Rahmat Nuruddin mengawali obrolan dengan bersyukur atas kelancaran acara inti mereka hari itu.
“Alhamdulillah, kegiatan konsolidasi organisasi LDII di Bungo berjalan lancar. Acara dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai pukul 11.30 WIB,” ujarnya.
Meski agenda formal telah rampung sejak siang, rombongan memilih tetap bersama hingga malam. Bagi mereka, momen seperti ini tidak kalah penting dari rapat resmi.
Mansur, yang memesan Teh Talua Tape, mengaku minuman hangat itu benar-benar pas di tengam suasana malam Tebo yang sejuk. “Rasanya enak dan pas dinikmati saat santai seperti ini,” katanya sambil tersenyum.
Hal senada disampaikan Fadhli. Menurutnya, diskusi santai usai kegiatan formal justru menyimpan manfaat tersendiri. “Diskusi malam seperti ini sangat bermanfaat. Selain berbagi informasi dan pengalaman, juga mempererat keakraban,” ungkapnya.
Sementara itu, M. Rosyid yang mencoba Teh Talua Gingseng mengaku terkesan dengan cita rasa unik minuman tradisional tersebut. Ia menilai, kekhasan kuliner lokal bisa menjadi perekat silaturahmi yang efektif.
Hingga larut malam, suasana tetap hangat, penuh canda, tetapi sarat makna. Bagi pengurus LDII Jambi, secangkir Teh Talua bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan simbol kebersamaan yang terus dijaga setelah seharian bekerja keras.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi