Bukan Sekadar Lomba, O2SN Tabir Timur 2026 Jadi Ajang Cari Bibit Atlet dan Bentuk Karakter Siswa

Merangin (18/4). Sebanyak puluhan siswa dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Tabir Timur mengikuti ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kecamatan. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini menjadi wadah prestasi non-akademik sekaligus bagian dari program nasional pembinaan olahraga dan pembentukan karakter generasi muda.

O2SN yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) rutin setiap tahun memiliki lima tujuan utama. Pertama, mencari bibit atlet sejak dini melalui penjaringan dari tingkat sekolah hingga nasional. Program ini sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Manajemen Talenta Nasional. Kedua, membentuk karakter “Generasi Unggul” dengan menanamkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, seperti disiplin, tanggung jawab, sportivitas, kerja sama, dan percaya diri.

Ketiga, memberikan wadah prestasi non-akademik bagi siswa yang memiliki bakat di bidang olahraga seperti bulu tangkis, pencak silat, senam, dan atletik. Keempat, mendorong siswa hidup sehat dan bugar sesuai tema tahun 2026: “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”. Kelima, menjadi ajang pemersatu dari desa hingga kota dengan sistem seleksi berjenjang dari sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Dalam pelaksanaan O2SN di Kecamatan Tabir Timur, sejumlah Generasi Muda LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yang juga merupakan siswa SD Negeri 288 Sri Sembilan turut berkontribusi di beberapa cabang perlombaan, termasuk bola voli, cerdas cermat, dan pidato.

Kepala SD Negeri 288, Sri, S.Pd., menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh siswa yang telah berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan O2SN dari pemerintah.

“Tanpa semangat dan kerja keras anak-anak, kegiatan ini tidak akan berjalan lancar. Prestasi bukan hanya dari akademik, tetapi juga dari olahraga dan karakter,” ujarnya saat mendampingi siswanya, Kamis (16/4).

Dengan adanya O2SN, potensi anak daerah dapat terus tergali dan sekolah tidak hanya berfokus pada nilai rapor, tetapi juga pada pembinaan bakat dan karakter secara holistik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *