Merangin (5/4). Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Mentawak saat ribuan warga LDII Kabupaten Merangin berkumpul dalam kegiatan Pengajian Akbar dan Halalbihalal, Minggu (5/4). Acara ini mengusung tema strategis mengenai penguatan silaturahmi, saling memaafkan, serta menjaga kerukunan dan kekompakan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berpusat di Jalan Sarestra, Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai kecamatan. Kehadiran massa yang membeludak mencerminkan kuatnya semangat persaudaraan pasca-Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam sesi pembukaan, Ustaz Purwanto mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana membersihkan hati. “Halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan kekuatan untuk membangun umat yang rukun, damai, dan penuh keberkahan,” ujarnya setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Fabregas yang menghadirkan suasana khidmat.

Ketua DPD LDII Kabupaten Merangin sekaligus Ketua Panitia, H. Sofyan, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara serta tingginya partisipasi warga.
“Alhamdulillah, semangat kebersamaan yang ditunjukkan para peserta hari ini sangat luar biasa. Semoga momentum ini semakin mempererat tali silaturahmi bagi kita semua,” ungkap H. Sofyan. Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan atraktif seni bela diri pencak silat dari Persinas ASAD yang memukau para hadirin.

Puncak acara diisi dengan arahan dari Wakil Ketua Dewan Pembina DPW LDII Provinsi Jambi, K.H. Abdul Basyir. Ia menekankan bahwa saling memaafkan adalah landasan utama dalam membangun kehidupan yang harmonis. Secara khusus, K.H. Abdul Basyir membedah sepuluh poin akhlakul karimah yang harus diterapkan dalam keseharian.
“Sepuluh hal tersebut mencakup kejujuran dalam ucapan dan ketakwaan, gemar memberi, membalas kebaikan, menjaga silaturahmi, memegang amanah, tidak mencela maupun menyakiti tetangga, memuliakan tamu, serta memiliki sifat malu,” jelas K.H. Abdul Basyir. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut adalah fondasi penting untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia sekaligus memperkuat persatuan umat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang berlangsung penuh kekhusyukan, dilanjutkan dengan prosesi bersalam-salaman antarwarga sebagai simbol saling memaafkan. Suasana haru dan keakraban yang tercipta mempertegas komitmen warga LDII Merangin untuk terus menjaga lingkungan yang harmonis dan religius di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi