Kamis (26/2/26) Dewan penasehat DPD LDII TANJAB BARAT dan rombongan melaksanakan safari Ramadhan di Masjid Miftahul Huda Dusun Simpang Abadi Desa Terjun Gajah Kecamatan Betara.
Dewan penasehat DPD LDII TANJAB BARAT Suhardi Nurholis didampingi ketua bidang dakwah Wiyono Spd, ketua bidang kepemudaan M.ridwan dan bidang kesra Amin Nurdin. Melaksanakan safari Ramadhan di Dusun Simpang Abadi disambut langsung oleh ketua PC LDII Kecamatan Betara Mulyadi di Masjid Miftahul Huda pada sore hari, sambil berbincang dengan Mulyadi, Suhardi dan rombongan menyempatkan diri untuk silaturahim ke rumah-rumah jamaah yang ada di sekitar Masjid Miftahul Huda untuk melihat langsung kondisi jamaah di bulan Ramadhan dan juga untuk lebih mempererat tali silaturahmi kepada semua jamaah yang ada di sekitar Masjid Miftahul Huda.

Setelah menyelesaikan sholat isya dan tarawih berjamaah di Masjid Miftahul Huda Acara dimulai dengan pembukaan oleh ketua PC LDII Kecamatan Betara Mulyadi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Generus LDII Betara yaitu saudara Sofian Asanta, dan dilanjutkan dengan pemantapan keimanan oleh bapak Wiyono Spd selaku pemateri yg pertama.
Dalam tausiyahnya Wiyono menekan kan bahwa ada dua nikmat yang diberikan oleh Allah SWT namun kita selalu lupa untuk me manfaatkan nya sebaik mungkin, dua nikmat itu beliau mengatakan adalah ” nikmat sehat dan nikmat kesempatan” maka beliau menyampaikan di bulan ramadhan ini agar kita yang diberikan oleh Allah dua nikmat ini agar bisa memaksimalkan dengan mengepol kan ibadah kepada Allah di bulan ramadhan ini tampa harus mengenyampingkan kodrat kita sebagai manusia yang tatap menjalani hidup, kehidupan dan penghidupan. Beliau juga mengajak kepada semua jamaah untuk terus mengarahkan dan membimbing anggota keluarga agar tatap bisa beribadah kepada Allah terutama di bulan puasa ini.
Di sesi terakhir Suhardi Nurholis Delam tausiyahnya menyampaikan bahwa kita hidup dalam lingkungan yang majemuk sering kali timbul perselisihan, salah faham, dan lain sebagainya yang menimbulkan penyakit hati, beliau mengatakan penyakit hati itu adalah sifat iri, dengki, prasangka yang jelek dan seterusnya. Maka untuk menghilangkan penyakit hati tersebut, beliau mengatakan bisa dilakukan dengan hal-hal yang kecil tapi berdampak besar dalam bermasyarakat terutama dilakukan di bulan Ramadhan ini, salah satunya beliau mengatakan agar kita bisa saling memberi, saling berbagi berupa makanan untuk buka puasa kepada tetangga kanan kiri kita, tetangga depan dan kita.

Dengan kita saling memberi dibulan yang penuh berkah ini. Beliau mengutip kata pepatah ” pagar mangkok lebih kuat dari pada pagar tembok ” maka dengan kita saling memberi dan saling membantu satu sama lain maka akan terjalin rasa saling membutuhkan, saling hormat menghormati, saling menjaga dan sebagainya.
Disesi tarhir dari tausiyahnya Suhardi menutup acara safari Ramadhan di Betara tersebut dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan ramah tamah kepada semua jamaah yang hadir di Masjid Miftahul Huda Dusun Simpang Abadi.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi