
Jambi (10/5). Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Tawakkal, Kota Jambi, pada Minggu (10/5/2026). Puluhan jamaah dari PC LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kecamatan Jambi Timur memadati ruang utama masjid untuk mengikuti pengajian umum bertajuk “Meneladani Nabi Muhammad di Setiap Langkah”.
Acara yang berlangsung sejak pukul 09:30 WIB hingga menjelang siang ini menghadirkan dua pemateri utama. Ustaz Kevin Philips membuka kajian dengan mengupas tuntas Tafsir Al-Qur’an Surat At-Taubat ayat 31. Dalam paparannya, ia mengingatkan kembali esensi dakwah Nabi Muhammad yang mengajak umat manusia memurnikan tauhid kepada Allah.
“Inti dari risalah Nabi adalah kalimat la ilaha illa Allah. Ia bukan sekadar ucapan, melainkan deklarasi untuk meninggalkan segala bentuk kemusyrikan. Ketika seseorang menyatakan syahadat, Ashadu alla ilaha illa Allah wa ashadu anna Muhammadar Rasulullah, maka seluruh hidupnya harus mencerminkan ketundukan mutlak hanya kepada Allah,” jelas Ustaz Kevin di hadapan jamaah yang antusias.

Ia menambahkan bahwa umat Islam saat ini dituntut untuk meneladani sifat dan karakter luhur Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari. “Bukan hanya soal ibadah ritual, tapi juga kejujuran saat berdagang, kesabaran saat diuji, dan kasih sayang kepada sesama,” tegasnya.
Materi kedua disampaikan oleh Ustaz Rihan Fatta yang mengkaji hadis sahih riwayat Bukhari. Dalam kajiannya, ia mengungkap bahwa manusia paling beruntung dan paling bahagia di hari kiamat adalah mereka yang mendapat syafa’at (pertolongan) dari Nabi Muhammad. “Kunci utama meraih syafa’at adalah menjaga lisan dan hati dengan kalimat la ilaha illa Allah, serta konsisten menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,” papar Ustaz Rihan.
Acara puncak ditutup dengan tausiyah penuh hikmah dari Dewan Penasihat PC LDII Kecamatan Jambi Timur, H. Sukat. Dalam pesannya, ia mengajak setiap peserta untuk tidak hanya puas dengan kewajiban dasar, tetapi juga memiliki “amalan andalan”.
“Kita sudah melaksanakan sholat wajib, puasa Ramadhan, serta rukun Islam dan rukun iman lainnya. Namun, di sisa umur kita, hendaknya setiap orang punya amalan unggulan. Ada yang menjadi ahli sholat sunnah, ada yang istiqomah dengan puasa sunnah, atau ahli berdzikir kepada Allah. Ini yang akan menjadi bekal istimewa saat kita menghadap-Nya kelak,” ujar H. Sukat dengan nada menggugah.

“Jika kita cinta Nabi, maka kita harus menghidupkan sunah-sunahnya, bukan hanya di acara pengajian, tapi di rumah dan pasar,” pesannya mengakhiri tausiyah.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan khidmat ini diharapkan menjadi suluh bagi masyarakat Jambi Timur untuk terus memperkuat akidah di tengah gempuran budaya modern yang kerap melalaikan.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi