
Muaro Jambi (5/9). Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Sungai Gelam menggelar pengajian rutin bulanan di Masjid Al Muhajirin, RT 12, Desa Mingkung Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan yang berlangsung selepas Magrib hingga sekitar pukul 20.30 WIB tersebut diikuti ratusan warga LDII.
Hadir dalam kegiatan itu Dewan Penasihat PC LDII Kecamatan Sungai Gelam, H. Wawan Hermanto, Ketua PC LDII Kecamatan Sungai Gelam, H. Fatchurrahman, serta para pengurus dan warga LDII.
Pengajian diawali dengan kajian Al-Qur’an yang disampaikan Ustaz Yudha Efendi. Dalam kajiannya, ia membahas Surat Ali Imran ayat 126 yang mengingatkan tentang pertolongan Allah kepada orang-orang beriman. Kajian tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan dan pertolongan Allah dapat hadir dalam berbagai keadaan, sehingga umat Islam tidak boleh mudah berputus asa ketika menghadapi kesulitan.
Usai kajian, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan H. Wawan Hermanto. Sebelum menyampaikan materi, ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mendoakan warga yang terdampak musibah kebakaran lahan. Ia berharap masyarakat senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah dan kondisi kebakaran hutan dan lahan segera berakhir sehingga kabut asap dapat hilang.

Dalam tausiyahnya, H. Wawan menekankan pentingnya orang tua memberikan perhatian serius terhadap pendidikan agama anak. Menurutnya, keberhasilan orang tua bukan hanya diukur dari kemampuan memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga dari kesungguhan dalam membekali anak dengan ilmu agama.
“Beruntunglah orang tua yang bisa mencukupi kebutuhan anak dalam mencari kefahaman, dipondokkan, sehingga faham agamanya. Sampai orang tua mati pun amal jariahnya akan terus mengalir terus,” ujar H. Wawan.
Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak hanya mengejar pendidikan dunia bagi anak, tetapi tetap memberikan perhatian terhadap bekal kehidupan akhirat.
“Sebaik-baiknya orang tua adalah yang memberikan ilmu agama pada anaknya, bukan yang bisa memberikan harta warisan. Silakan cukupi ilmu dunianya, tetapi jangan sampai meninggalkan ilmu akhirat,” katanya.
Selain membahas pendidikan generasi, H. Wawan turut menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Menurutnya, setiap keluarga pasti menghadapi persoalan, tetapi pemahaman agama dan komunikasi yang baik dapat menjadi bekal untuk menyelesaikannya.

“Setiap rumah tangga pasti ada masalahnya. Bila sama-sama memiliki kefahaman yang kuat, insyaallah bisa terus berjalan dengan terus meningkatkan komunikasi yang baik. Setiap pasangan harus berusaha mewujudkan keharmonisan, istilahnya ‘keporo ngalah, rebutan ngalah’,” tuturnya.
Ia berharap pengajian rutin tersebut tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi mampu menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman agama, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para peserta mengikuti rangkaian acara dengan khidmat sebelum kembali ke kediaman masing-masing.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi