
Muaro Jambi (14/9). Era digital membawa kemudahan sekaligus tantangan baru bagi organisasi kemasyarakatan. Menyikapi derasnya arus informasi di media sosial, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jambi mengingatkan warganya agar tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menghadirkan informasi yang menyejukkan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Ketua DPW LDII Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin, S.Kom., dalam kegiatan konsolidasi organisasi yang digelar di Masjid Tawakal, Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (13/9/2026).
Konsolidasi tersebut diikuti warga LDII dari tiga Pengurus Cabang (PC), yakni PC Sungai Bahar, PC Bahar Utara, dan PC Bahar Selatan. Selain menjadi ruang penguatan organisasi, pertemuan itu dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan langkah menghadapi dinamika kehidupan sosial di era digital.

Dalam sambutannya, Rahmat mengajak seluruh warga LDII untuk terus mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT, terutama nikmat iman dan Islam. Menurut dia, rasa syukur semestinya diwujudkan dalam perilaku yang memberikan manfaat, termasuk ketika berinteraksi di ruang digital.
Ia secara khusus mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Informasi yang belum terverifikasi, kata dia, tidak seharusnya langsung dipercaya, apalagi disebarluaskan.
“Jadikanlah media sosial sebagai sarana amar ma’ruf nahi munkar di dunia maya. Media sosial seharusnya menjadi wadah untuk menyebarkan pesan-pesan keagamaan, kebaikan, serta berbagai informasi positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, kecakapan bermedia sosial bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, melainkan juga menyangkut tanggung jawab moral. Setiap informasi yang dibagikan, menurut dia, perlu dipertimbangkan dampaknya agar tidak menimbulkan keresahan, kesalahpahaman, ataupun konflik di tengah masyarakat.
Di sisi lain, ia mendorong jajaran LDII di berbagai tingkatan untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis dengan pemerintah daerah serta masyarakat. Sinergi tersebut perlu dilakukan mulai dari tingkat DPD, PC, hingga PAC sesuai dengan peran masing-masing.
Rahmat mengatakan, hubungan yang baik dengan pemerintah dan masyarakat merupakan bagian dari upaya mengimplementasikan nilai-nilai 29 karakter luhur dan akhlak mulia yang menjadi salah satu arah pembinaan organisasi LDII.
“Organisasi tidak boleh berjalan sendiri. Kita perlu terus membangun komunikasi, menjaga hubungan baik dengan pemerintah dan masyarakat, serta menunjukkan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing,” katanya.

Melalui konsolidasi tersebut, DPW LDII Provinsi Jambi berharap jajaran pengurus dan warga semakin solid dalam menjalankan kegiatan organisasi. Konsolidasi juga diharapkan tidak berhenti sebagai agenda internal, tetapi menghasilkan gerak nyata berupa penguatan silaturahmi, peningkatan kontribusi sosial, serta terciptanya ruang informasi yang sehat di tengah masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital, pesan yang dibawa LDII Jambi menjadi semakin relevan: ruang maya bukan sekadar tempat berbagi informasi, tetapi juga ruang untuk menunjukkan karakter, etika, dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. (Mjt)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi