
Kerinci (26/8). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kerinci resmi mewajibkan seluruh Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kerinci untuk menggelar musyawarah rutin minimal empat kali dalam setahun. Keputusan tegas ini merupakan hasil akhir dari konsolidasi besar-besaran yang digelar di Gedung Serbaguna, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kayu Aro, pada Minggu (23/8/2026).
Konsolidasi yang mengusung tema “Melalui Konsolidasi, Sinergi Organisasi Menguat dari Akar Rumput Hingga Sejajar dengan DPP LDII” itu dihadiri oleh jajaran Dewan Penasihat (Wanhat) DPD, Wanhat PC se-Kecamatan Gunung Tujuh, Kayu Aro, Kayu Aro Barat, serta seluruh pengurus harian DPD, PC, dan PAC se-Kabupaten Kerinci.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kerinci, Daprianto, menegaskan bahwa kewajiban musyawarah rutin ini bukan sekadar formalitas, melainkan senjata utama untuk menyamakan visi dan gerak langkah organisasi dari tingkat desa hingga kabupaten.

“PC dan PAC adalah ujung tombak di tingkat kecamatan dan desa. Mereka adalah kaki tangan DPD, sehingga harus kompak dan solid. Dari pemaparan yang sudah disampaikan, kita sepakati bahwa PC dan PAC wajib melaksanakan musyawarah rutin sedikitnya empat kali dalam satu tahun,” tegas Daprianto saat menyampaikan materi inti.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam kepengurusan harus mumpuni dari segi pengetahuan dan daya juang. Hasil akhir dari konsolidasi ini adalah sinkronisasi program kerja antara DPD dengan PC dan PAC agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
Sebelum kesepakatan bulat diambil, acara dimulai dengan nasihat dari Wanhat DPD LDII Kerinci, Ustaz Nur Vidiyanto, yang menekankan bahwa konsolidasi adalah fondasi penguatan karakter dan akhlak seluruh warga LDII.

“Konsolidasi ini untuk meningkatkan kualitas akhlak seluruh warga LDII. Maka, semua itu harus diawali oleh jajaran kepengurusan terlebih dahulu. Kita harus punya satu tujuan yang sama, yaitu LDII harus berkontribusi yang baik kepada seluruh masyarakat,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) oleh Manzardi, serta diakhiri dengan Focus Group Discussion (FGD) atau musyawarah terarah. Dalam forum tersebut, berbagai kendala yang dihadapi masing-masing kepengurusan di lapangan dicarikan solusi bersama demi kemaslahatan masyarakat.

Dengan digelarnya konsolidasi ini, LDII Kerinci menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan soliditas kepengurusan hingga ke akar rumput. Daprianto optimistis bahwa sinkronisasi program kerja dari tingkat DPD hingga PAC dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga keberadaan LDII di tengah masyarakat semakin membawa manfaat nyata. (Yog)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi