Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Kusnan Apresiasi Dewan Guru SD Muhammadiyah Singkut

Sarolangun (20/6). Suasana haru dan kekeluargaan mewarnai kegiatan pembagian rapor semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 di SD Muhammadiyah Singkut. Para orang tua siswa berbondong-bondong hadir untuk mengetahui capaian akademik dan perkembangan karakter putra-putri mereka selama satu semester terakhir.

Salah satu wali murid, Kusnan, S.Pd.I, turut hadir mengambil rapor kedua anaknya, Anindya Aisyah Fiqr Al Baasith dan Muhammad Firdaus Zuhri Al Hafidz. Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar itu menjadi momentum berharga bagi orang tua dan guru untuk menjalin komunikasi guna mewujudkan pendidikan berkualitas.

Menurut pria yang menjabat sebagai Ketua PC Singkut itu, rapor bukan sekadar catatan nilai akademik, melainkan cerminan proses pendidikan yang telah dilalui siswa melalui bimbingan para pendidik dan dukungan keluarga. Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak lepas dari dedikasi guru yang dengan sabar membimbing peserta didik meraih masa depan gemilang.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima rapor anak-anak dengan lancar. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru SD Muhammadiyah Singkut yang telah mendidik, membina, dan mengarahkan anak-anak kami dengan penuh kesungguhan. Tugas guru bukan hanya mengajar, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, kedisiplinan, dan semangat belajar generasi penerus bangsa,” tutur Kusnan penuh haru.

Kusnan menambahkan, para guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan kebiasaan positif yang menjadi bekal anak-anak menghadapi kompleksitas zaman.

“Sebagai orang tua, kami sadar bahwa keberhasilan anak merupakan hasil kerja sama erat antara keluarga dan sekolah. Kami sangat menghargai setiap pengorbanan dan ketelatenan guru dalam mendampingi proses belajar. Semoga seluruh dewan guru senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah mulia mencerdaskan kehidupan bangsa,” lanjutnya.

Kusnan berharap sinergi antara orang tua dan pihak sekolah terus diperkuat guna menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, religius, dan berorientasi pada pembentukan generasi unggul.

Menurutnya, pendidikan yang baik tidak hanya melahirkan siswa cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *