
Tanjung Jabung Barat (24/4). Seorang mubaligh asal Sulawesi Tengah yang tinggal di Kuala Tungkal, Mukhsin, memiliki cara unik mengumpulkan tabungan. Ia memanfaatkan sampah plastik bekas air mineral dan kardus bekas untuk dikumpulkan dan dijual.
Mukhsin juga berperan sebagai guru ngaji di Masjid Hidayatul Ula, Jalan Saudara 25, Tungkal Harapan. Kegiatan mengajarnya berlangsung rutin di lingkungan sekitar, Rabu (22/4/2026).
Aksi mengumpulkan sampah ini dilakukan setiap selesai pengajian rutin warga LDII Kelapa Gading, seminggu dua kali. “Aksi ini bertujuan menjaga kebersihan sekaligus menambah pundi-pundi uang,” ujar Mukhsin.
Ia juga ingin memberikan contoh nyata kepada jamaah dalam penerapan hadis “Kebersihan adalah setengah dari iman.” Hasil penjualan sampah yang terkumpul tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, melainkan ditabung.
Dewan Pembina Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Suhardi Nurkholis, mengapresiasi langkah Mukhsin. “Ini contoh nyata bahwa menjaga lingkungan sekaligus menabung bisa dilakukan bersama, bahkan oleh seorang guru ngaji,” ujarnya.
Kegiatan sederhana ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Memilah dan mengumpulkan sampah bernilai ekonomis tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat finansial.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi