Sarolangun (31/1).Pengurus Penggerak Pembina Generuss (PPG)Sarolangun,melaksanakan sharing dan juga evaluasi program kerja tahunan secara menyeluruh pada Sabtu(31/1/2026) di Masjid Nurussalam,Kelurahan Sukasari RT 11,Kecamatan Sarolangun,diikuti seluruh pengurus dan juga mendatangkan Mentor dari Kota Kediri, yakni Abdullah Shulton,Dan Lutfi Wijaya S.PD.I sebagai Narasumber utama.
Pada kesempatan ini acara dibuka Ketua PPG Sarolangun, Fatah Dinu Mustaqim,Dinu mengatakan bahwa evaluasi program kerja Tahunan ini dilaksanakan berkat kekompakan dan juga kesemangatan para pengurus PPG Sarolangun, “acara ini bisa terlaksana karena kehadiran seluruh pengurus, maka saya berterimakasih sekali, ” ujar Dinu.
Selanjutnya Dinu mengharapkan para pengurus bisa melaporkan dan menjelaskan program kerja yang sudah dibuat masing-masing Bidang, “jelaskan apa adanya,apabila ada kendala dsn belum bisa dilaksanakan,supaya di utarakan dan nanti kita cari solusi bersama, “harap Dinu.
Selanjutnya acara diisi diskusi dan sharing bersama yang dipandu Abdullah Shulton dan Lutfi Wijaya S.PD.I.
Pada kesempatan ini Abdullah menjelaskan, bahwa dalam suatu kepengurusan harus ada program kerja tahunan, sehingga bisa dilaksanakan dan juga dikontrol, sebatas mana program ini bisa dilaksanakan dan direalisasikan.
“Jadi program kerja tahunan ini harus ada dan dijalankan bersama, apabila ada kendala supaya di kontrol dan dievaluasi, sehingga kita bisa tau, mana program yang berjalan dan tidak, ” ujar Abdullah.
Abdullah juga menjelaskan bahwa PPG ini dibuat untuk menjadikan generasi penerus (Generus) LDII bisa berhasil dan sukses dalam urusan dunia dan akhirat nya.
“Jadi PPG ini ada untuk mewujudkan generasi penerus kita memiliki ilmu agama dan juga duniawi, dan juga bisa memiliki 29 karakter luhur, ” jelas nya.
Sementara itu Lutfi Wijaya menambahkan, bahwa setiap bidang PPG ini membuat program kerja, ini juga harus sesuai dengan keadaan yang ada di wilayah nya, jangan kita membuat program kerja yang tidak sesuai, sehingga tidak bisa dijalankan.
“program kerja yang kita buat, harus sesuai realita yang ada, dan anggaran yang kita buat juga harus menyesuaikan keadaan, sehingga bisa dijalankan dan sukses, “tambah Lutfi.
Selanjutnya Lutfi Wijaya meminta setiap bidang-bidang bisa menjelaskan program nya,dan dijelaskan apakah ada kendala apa tidak, “coba semua bidang bisa menjelaskan program nya, dan kita evaluasi bersama,apabila ada kendala kita carikan solusi bersama, ” ucap nya.

Salah satu pengurus PPG bidang kurikulum Muhamad Irvan menjelaskan, bahwa bidang kurikulum PPG sudah membuat program,diantaranya kita sudah membuat kurikulum ajar dari usia PAUD,SD, SMP, hingga usia para nikah.
“Kita sudah membuat kurikulum, dan sudah kita realisasi kan dalam bentuk buku, dan juga sudah kita sosialisasi kan, sehingga sudah dijalankan di masing-masing tempat belajar, ” jelas Irvan.
Selanjutnya setiap bidang menjelaskan program nya dan ditanggapi para mentor,dan juga saling melengkapi dengan memberikan solusi terbaik, agar program yang sudah disusun bisa dijalankan tanpa ada kendala.
Acara ditutup dengan sesi poto bersama,dan doa oleh Dewan Penasihat DPD LDII Sarolangun Arfiyudi Eka Saputra SE., ME.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi
