Tekan Angka Perceraian, PAC LDII Pasir Putih Gelar Edukasi Pra-Nikah bagi Pemuda

Kota Jambi (12/1). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pasir Putih menggelar pengajian rutin kelas Pra-Nikah guna memberikan pembekalan bagi generasi muda dalam membangun rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan di Mushola Tawakkal, Pasir Putih, Jambi Selatan, Kamis (8/1).

Diikuti oleh 26 peserta, kegiatan ini menghadirkan Ustaz Sopiyan Achrin Tirtana, S.Pd., sebagai pemateri utama. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pencegahan perselingkuhan dan dampak psikologis dari perceraian.

Dalam paparannya, Ustaz Sopiyan mengupas landasan hukum agama (hadis) terkait larangan perselingkuhan. Ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut merupakan salah satu hal yang sangat dibenci dalam ajaran Islam karena merusak tatanan keluarga.

Ia juga menekankan bahwa dampak paling signifikan dari sebuah perceraian adalah kondisi mental anak. Oleh karena itu, para pemuda diimbau untuk lebih selektif dalam memilih pasangan hidup.

“Kita harus bijak dalam memilih pasangan. Carilah yang memiliki kecerdasan emosional dan kesamaan visi agar komunikasi terjalin baik. Pernikahan adalah ibadah terpanjang, maka kesiapan mental dan spiritual menjadi kunci utama,” ujar Sopiyan.

Menanggapi banyaknya isu keretakan rumah tangga yang viral di media sosial, Ustaz Sopiyan memberikan tips menjaga keharmonisan pasangan. Ia juga mengingatkan peserta untuk mewaspadai godaan spiritual, seperti Jin Dasim, yang dalam keyakinan Islam dikenal sebagai penggoda ketenteraman rumah tangga.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari peserta, salah satunya Tri Winda Hidayati, S.Farm. Ia menilai edukasi ini sangat relevan untuk menghapus kekhawatiran generasi Z terhadap isu pernikahan dan perceraian.

“Penyampaian materi ini membuka perspektif baru bagi saya. Edukasi seperti ini penting untuk meningkatkan kembali optimisme terhadap institusi pernikahan di Indonesia, mengingat adanya laporan penurunan angka pernikahan hingga 35 persen dalam beberapa waktu terakhir,” ungkap Winda.

Melalui program ini, Pengurus PAC LDII Pasir Putih berharap kelas Pra-Nikah tidak hanya menjadi wadah mencari ilmu, tetapi juga menjadi sarana bagi pemuda-pemudi untuk mempersiapkan diri membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *