Gotong Royong Warga LDII Bahar Selatan Rawat Kebun Sawit, Sinergi Wujudkan Ketahanan Ekonomi

Muaro Jambi (14/11). Semangat kegotongroyongan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali ditunjukkan oleh warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Bukit Jaya, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, secara rutin menggelar kegiatan gotong royong untuk merawat kebun sawit produktif milik organisasi setiap hari Jumat.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (14/11/2025) ini merupakan wujud nyata komitmen warga dalam mengelola aset organisasi secara mandiri dan berkelanjutan. Kebun sawit seluas dua hektare yang terletak di Desa Bukit Jaya, Wilayah Transmigrasi Unit 21, ini telah berumur puluhan tahun. Perawatan yang konsisten diharapkan dapat mempertahankan produktivitasnya, sehingga tetap menjadi sumber pendapatan kas PAC LDII Bukit Jaya.

Dewan Penasihat Pengurus Cabang (PC) LDII Bahar Selatan, H. Darto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya tradisi gotong royong ini. Ia menyatakan bahwa agenda ini telah menjadi program rutin mingguan yang dioptimalkan sesuai kebutuhan teknis kebun.

“Kegiatan gotong royong ini menjadi agenda rutin mingguan yang diharapkan bisa maksimal dalam merawat kebun sawit. Saat ini fokus kita pada penyemprotan gulma berdaun lebar dan sempit,” ujar H. Darto saat memantau langsung aktivitas warga.

Lebih dari sekadar urusan perawatan tanaman, H. Darto menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi sosial yang lebih dalam. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan dan memupuk jiwa kebersamaan serta kerja sama yang solid di antara warga.

“Tujuan dari gotong royong ini adalah untuk menumbuhkan jiwa kebersamaan dan kerja sama yang baik, sehingga tercipta kerukunan dan kekompakan antarwarga,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, H. Darto juga menyampaikan harapannya untuk meningkatkan partisipasi warga. Dengan jumlah personel yang lebih banyak, semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.

“Kami berharap ke depannya jumlah warga yang hadir bisa lebih banyak lagi, sehingga pekerjaan cepat selesai,” pungkas H. Darto.

Kegiatan gotong royong ini tidak hanya mencerminkan nilai-nilai keagamaan dan sosial, tetapi juga menjadi contoh praktik pengelolaan aset organisasi yang melibatkan partisipasi aktif anggota. Sinergi seperti ini menjadi pondasi kuat dalam membangun ketahanan ekonomi dan memperkuat tali persaudaraan di lingkungan warga LDII Bahar Selatan, membuktikan bahwa kemandirian dapat diraih melalui kebersamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *