
Sarolangun (4/3). Pemerintah Kabupaten Sarolangun resmi memiliki landmark baru. Tugu Biduk yang berlokasi di kawasan Tepian Cik Minah diresmikan langsung oleh Bupati Hurmin, Selasa (3/3/2026) malam. Peresmian ini turut dihadiri Wakil Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sarolangun, Duwi Saputra, S.E.
Tugu Biduk merupakan wujud program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang digotong royong oleh sejumlah perusahaan dan lembaga keuangan yang beroperasi di Sarolangun. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Hurmin, disaksikan ratusan warga yang memadati kawasan Tepian Cik Minah. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pihak yang berkontribusi dalam pembangunan Tugu Biduk. Menurutnya, tugu tersebut bukan sekadar ornamen kota, melainkan representasi identitas budaya dan sejarah masyarakat Sarolangun.
“Tugu Biduk kita harapkan menjadi landmark baru Kabupaten Sarolangun sekaligus destinasi wisata budaya. Dengan adanya ikon baru ini, kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan tugu,” ujar Hurmin.
Orang nomor satu di Sarolangun itu menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun Sarolangun yang lebih maju dan berdaya saing.
Senada dengan Bupati, Ketua DPD LDII Kabupaten Sarolangun, Duwi Saputra, menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, sangat penting dalam menjaga kondusivitas dan memperkuat pembangunan daerah.
“Kami sebagai unsur organisasi kemasyarakatan (ormas) tentu sangat mendukung dan mengapresiasi pembangunan Tugu Biduk ini. Ini menjadi simbol kebudayaan yang ada di Sarolangun, sehingga masyarakat bisa melihat sendiri bagaimana kebudayaan dapat diwujudkan melalui sebuah bangunan yang memiliki simbol kultural yang kuat bagi suatu daerah,” ujar Duwi.
Peresmian Tugu Biduk di Tepian Cik Minah diharapkan menjadi momentum kebangkitan kawasan tersebut sebagai ruang publik yang representatif, pusat kegiatan masyarakat, serta penggerak sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Sarolangun.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi