
Muaro Jambi (17/5). Suasana berbeda terlihat di halaman Masjid Al Muhajirin, Desa Mingkung Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada Minggu sore (17/5). Bukan hanya lantunan ayat suci yang menggema, namun juga semangat puluhan ibu-ibu dan remaja putri yang kompak menggoyangkan kaki dan tangan mengikuti gerakan pencak silat. Mereka sedang mengikuti pelatihan keamanan mandiri yang digagas oleh Dewan Penasihat PC LDII Sungai Gelam, H. Wawan Hermanto.
Untuk memaksimalkan latihan perdana ini, panitia menghadirkan empat pendekar putri dari Perguruan Pencak Silat Nasional (PERSINAS) ASAD. Keempat pendekar tersebut adalah Wasilah, Siti Rohanah, Nur Hayati, dan Nurandini. Mereka datang langsung dari Kota Jambi yang berjarak lebih dari 30 kilometer, namun tak satu pun tampak lelah.
“Walaupun menempuh perjalanan lebih dari 30 kilometer, saya sangat bersemangat karena melihat antusiasme dari para peserta, bahkan dari ibu-ibu yang sudah menginjak usia istimewa,” ujar Wasilah selaku koordinator pendekar putri PERSINAS ASAD dengan mata berbinar.

Lebih dari 45 orang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai kalangan, remaja putri, ibu-ibu rumah tangga, hingga lansia. Terlihat beberapa peserta dengan wajah yang sudah menua tetap bersemangat mengikuti gerakan demi gerakan. Tujuannya jelas, meningkatkan kemampuan penjagaan diri di tengah lingkungan yang semakin dinamis.
H. Wawan Hermanto, mengaku terharu melihat semangat para peserta. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar olahraga biasa. “Saya berharap ibu-ibu memiliki keterampilan pencak silat. Selain untuk menjaga kesehatan, gerakan-gerakan dalam pencak silat bila diniatkan untuk menjaga diri dan keluarga bisa bernilai ibadah dan mendapatkan pahala,” tuturnya dengan nada penuh harap.
Salah satu peserta, Upik (30), mengaku sangat antusias mengikuti latihan sejak awal. “Senang sekali, selain bisa kumpul bareng sama teman-teman, kegiatan ini bisa menambah wawasan dalam menjaga diri. Rasanya lebih percaya diri kalau jalan sendirian,” ujar Upik sambil mengatur napas usai mempraktikkan gerakan kuncian sederhana.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.30 WIB ini berjalan lancar dan penuh keakraban. Ke depan, pelatihan serupa direncanakan akan digelar setiap bulan secara rutin di lokasi yang sama. Harapannya, semakin banyak kaum hawa yang terlatih dan siap siaga tanpa harus bergantung pada orang lain. “Ini investasi keselamatan untuk diri sendiri dan keluarga,” tutup H. Wawan.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi