
Muaro Jambi (1/2). Hikmah Al-Qur’an surat Lukman mengalir syahdu di Masjid Al Muhajirin, Desa Mingkung Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Sabtu (31/1) malam. Ratusan warga memadati tempat ibadah tersebut dalam Pengajian Umum yang digelar oleh PC LDII setempat, menyimak penjelasan mendalam tentang hakikat syukur dan berbakti kepada kedua orang tua.
Acara yang dihadiri oleh Dewan Penasihat PC LDII Sungai Gelam, H. Wawan Hermanto, Ketua PC LDII Sungai Gelam, H. Fatchurrahman, serta Sekretaris Desa Mingkung Jaya, Beni Iswantoro, S.H., tersebut dibuka dengan tafsir Qur’an yang disampaikan oleh Ustaz Ari Reza Mushofi.
Ustaz Reza mengupas surat Lukman ayat 12-14, menekankan pentingnya sikap syukur yang tulus. Pihaknya juga mengajak jamaah untuk selalu merasa cukup atas karunia-Nya.
“Tidak usah membandingkan nikmat yang Allah berikan pada orang lain. Lihatlah pada orang yang tidak diberikan nikmat seperti kita, jangan lihat nikmat orang-orang yang ada di atas kita,” ajak pria tiga anak itu.

Lebih dalam, ia mengulas makna mendalam dari ayat 14 tentang bakti kepada orang tua. “Jangan sampai menyakiti hati kedua orang tua. Kita kerjakan keinginan orang tua semampu kita, mungkin disuruh mondok, mungkin dinasihati agar tidak keluar malam, ya kita kerjakan, untuk mengharapkan ridhanya,” jelas Ustaz Reza, menyentuh sisi emosional para jamaah yang hadir.
Sesi dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustaz Khoirul Huda yang mengajak seluruh warga untuk menginternalisasi dan mempraktikkan 29 karakter luhur warga LDII dalam kehidupan sehari-hari. “Karakter ini bukan hanya teori, tetapi pedoman nyata untuk membentuk pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat,” serunya, mengacu pada arahan dari DPP LDII.
Keberadaan pengajian seperti ini mendapat sambutan positif dari perwakilan pemerintah desa. Beni Iswantoro, S.H., Sekretaris Desa Mingkung Jaya, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting untuk membentengi moral masyarakat, terutama generasi muda. Sinergi antara lembaga agama seperti LDII dengan pemerintahan desa adalah kunci menciptakan ketenangan dan kerukunan di tingkat akar rumput,” ujarnya.

Pengajian umum ini menjadi wadah silaturahmi dan pencerahan yang berdampak langsung. Para peserta tidak hanya pulang dengan wawasan keagamaan yang lebih dalam, tetapi juga dengan tekad untuk lebih bersyukur, berbakti, dan mengamalkan karakter luhur dalam lingkup keluarga serta sosial yang lebih luas.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi