LDII Jambi Kompak Hadiri Munas X, Siap Kawal Ketahanan Pangan dan Perdamaian Dunia

Jakarta (7/4). Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Jambi bersama para Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) LDII kabupaten dan kota se-provinsi Jambi secara kompak menghadiri langsung pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 LDII di Grand Ballroom Ponpes Minhajurrosyidin, Jakarta, Selasa (7/4). Kehadiran rombongan Jambi ini menjadi salah satu bentuk keseriusan daerah dalam mengawal arah kebangsaan, khususnya terkait ketahanan pangan dan perdamaian dunia.

Munas yang mengusung tema “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia” itu dibuka secara resmi oleh Ketua Umum DPP LDII, Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., didampingi Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. KH. Mochamad Irfan Yusuf, M.Si. Acara diikuti sekitar 900 peserta luring dari 38 DPW dan 450 DPD se-Indonesia, serta ribuan peserta daring.

Ketua DPW LDII Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin, S.Kom., mengaku bangga karena seluruh ketua DPD kabupaten/kota di Jambi bisa hadir secara langsung. “Ini komitmen nyata kami. Jambi tidak ingin ketinggalan dalam merumuskan program nasional, terutama ketahanan pangan yang menjadi amanat Presiden. Kami akan turunkan program ini ke tingkat desa,” ujar Rahmat usai pembukaan.

Sementara itu, perwakilan ketua DPD LDII Kabupaten Muaro Jambi, Toyib Abdillah, menyampaikan bahwa sinergi antara ulama dan umara sangat penting. “Kami di daerah siap berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk menciptakan harmoni dan kemandirian pangan,” tuturnya.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dalam sambutannya mengapresiasi peran LDII. “Kolaborasi erat antara tokoh agama dan pemerintah adalah kunci,” tegasnya.

Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto, juga mengajak seluruh kader mendukung Asta Cita ke-2 Presiden RI. “Kesulitan bangsa adalah kesusahan kami juga,” ucapnya.

Rombongan DPW LDII Jambi direncanakan akan mengikuti seluruh rangkaian Munas hingga penetapan ketua umum baru periode 2026-2031. “Kami pulang membawa semangat baru untuk membangun Jambi yang lebih berkeadaban,” pungkas Rahmat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *