Jambi (31/1). Suasana Masjid Al-Barokah di kawasan Pasir Putih tampak berbeda pada Senin malam (30/03). Ba’da Magrib yang biasanya tenang, kali ini riuh dengan tawa dan deretan toples kue berwarna-warni yang memenuhi sudut ruangan. Warga PAC LDII Pasir Putih tidak hanya berkumpul untuk pengajian perdana pasca-Idul Fitri 1447 H, tetapi juga membawa misi khusus: berbagi kebahagiaan lewat rasa.
Tradisi unik bertajuk “icip-icip kue lebaran” menjadi primadona malam itu. Setiap peserta yang hadir membawa bekal kue andalan dari rumah masing-masing. Setelah sesi maaf-memaafkan yang syahdu, suasana berubah menjadi pesta kecil yang akrab saat warga saling bertukar isi toples dan mencicipi hidangan satu sama lain.
Kegiatan istimewa ini turut dihadiri oleh Ketua DPW LDII Provinsi Jambi, Rahmat Nuruddin, S.Kom. Kehadirannya di tengah warga memberikan semangat tersendiri bagi para pengurus dan peserta pengajian. Rahmat Nuruddin memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas warga dalam merawat kerukunan melalui hal-hal sederhana namun bermakna.

“Inisiatif seperti ini sangat luar biasa. Di tengah kesibukan masyarakat perkotaan, cara-cara unik seperti tukar kue ini menjadi perekat sosial yang sangat efektif. Saya berharap semangat kebersamaan ini terus dijaga, agar ukhuwah di tingkat akar rumput tetap solid dan harmonis,” ujar Rahmat Nuruddin saat menyapa para warga.
Vivi Oryza Sativa, salah satu warga yang hadir, mengaku sangat terkesan dengan konsep ini. Menurutnya, kesederhanaan membawa kue dari rumah justru menjadi pemantik obrolan yang seru. “Rasanya sangat unik dan penuh cinta. Bukan soal jenis kuenya, tapi semangat berbagi dan saling mencicipi ini yang membuat suasana Idul Fitri jadi makin meriah,” ungkapnya dengan binar mata bahagia.

Pengurus PAC LDII Pasir Putih, Sopiyan Achrin Tirtana, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah cara kreatif untuk memastikan tidak ada jalinan silaturahmi yang terputus. Mengingat kesibukan masing-masing, tidak semua warga sempat berkunjung ke rumah tetangga selama libur lebaran.
“Kami ingin memaksimalkan momen ini sebagai wadah pertemuan besar. Di sinilah mereka yang belum sempat bertemu di rumah bisa saling menyapa, berjabat tangan, dan memaafkan dalam satu hamparan yang sama,” jelas Sopiyan.
Malam itu, Masjid Al-Barokah menjadi saksi bahwa kerukunan bisa dirajut melalui hal-hal sederhana. Komitmen untuk selalu kompak dan menjaga tali persaudaraan terpancar kuat dari setiap senyum peserta yang hadir. Pengajian perdana ini pun ditutup dengan tekad bersama untuk terus menjaga nilai-nilai luhur dan kekompakan di lingkungan PAC LDII Pasir Putih ke depannya.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi