
Jambi (19/1). Langit sore di atas rooftop Gedung Tri Sukses Boarding School Kota Jambi menjadi saksi keseriusan Tim Rukyatul Hilal Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jambi. Mereka melakukan pengamatan ilmiah untuk menentukan awal bulan Sha’ban 1445 Hijriah, pada Senin (19/1).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPW LDII Jambi, H. Achiyar Rosidi, S.Sy., serta Ketua Tim Rukyatul Hilal, Qurota Akyun, ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan praktik langsung. Pengamatan dilakukan dengan sejumlah peralatan optik untuk mendeteksi kemunculan hilal—bulan sabit tipis penanda pergantian bulan dalam kalender Islam.

H. Achiyar Rosidi menekankan bahwa kegiatan rutin semacam ini memiliki nilai strategis, tidak hanya untuk penentuan kalender, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ilmu falak.
“Pentingnya kegiatan seperti ini untuk terus mengasah kemampuan tim Rukyatul Hilal kita. Ini adalah bentuk komitmen keilmuan dan amal ibadah untuk kepentingan umat,” ujarnya saat memantau proses pengamatan.
Namun, upaya maksimal tim kali ini belum berhasil menangkap visibilitas hilal. Qurota Akyun, selaku ketua tim di lapangan, menjelaskan faktor-faktor penghambatnya. “Kali ini hilal tidak terlihat dari pantauan. Ini disebabkan posisi pemantauan yang berada di tengah kota Jambi di waktu sore hari yang cenderung banyak peningkatan polusi udara,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain faktor polusi, lokasi yang jauh dari bibir pantai dengan horizon (ufuk) yang kurang terbuka juga mempengaruhi kejelasan pandangan. “Letaknya yang jauh dari bibir pantai membuat pantauan tidak maksimal. Kedepannya, kita perlu mempertimbangkan spot dengan polusi cahaya dan udara yang lebih minim, serta horizon barat yang lebih jelas,” tambah Qurota.
Meski hilal tak terlihat, yang mengindikasikan bahwa esok hari, Selasa (20/1), dimungkinkan merupakan akhir bulan Rajab (istikmal), kegiatan ini tetap bernilai tinggi.

Proses pengamatan yang dicatat secara detail ini menjadi data ilmiah yang berharga dan bagian dari edukasi publik tentang metode penentuan kalender Hijriah yang melibatkan observasi langsung, di tengah tantangan modern berupa polusi udara dan cahaya di wilayah perkotaan.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi