
Muaro Jambi (2/5). Puluhan warga LDII Kecamatan Sungai Gelam tampak serius memperhatikan pemaparan Ustaz Ali Mustofa, SH., di Masjid Al Muhajirin, Desa Mingkung Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (2/5). Bukan tanpa alasan, sosok yang menjabat sebagai Biro Hubungan Antar Lembaga (HAL) DPW LDII Provinsi Jambi sekaligus Ketua Pondok Pesantren Tawakkal Jambi ini datang membawa misi besar, yakny mengubah cara pandang orang tua terhadap pendidikan generasi penerus (generus).
Dalam sosialisasi yang digelar penuh keakraban tersebut, Ustaz Ali memperkenalkan program unggulan Pondok Pesantren Tawakkal Jambi. Ia tidak berbicara dengan jargon-jargon formal, melainkan dengan analogi sederhana yang membekas di hati hadirin.
“Pondok ini adalah bentuk ikhtiar kita dalam mendidik generus. Jangan lihat gedungnya dulu, tapi lihat sistemnya,” tegas Ustaz Ali di hadapan puluhan warga yang antusias.
Yang paling menyedot perhatian adalah ketika pria berlatar belakang hukum ini menyampaikan metode “gelas kotor”. Ia menjelaskan bahwa setiap anak di pondok harus absen untuk setiap kegiatan. Bila ada satu saja kegiatan yang tidak dihadiri tanpa alasan jelas, orang tua langsung mendapat panggilan cepat.

“Bayangkan, bila ada gelas kotor, lalu kita isi dengan air bersih terus-menerus. Lama-lama kotorannya akan terangkat dan hilang,” tuturnya sambil memegang sebuah gelas di hadapan jamaah.
“Begitu juga dengan anak. Karakter kurang baik, ibadah tidak tertib, suka melanggar aturan, jika terus diisi dengan kebaikan di pondok, insyaallah menjadi pribadi yang baik, membahagiakan orang tua, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.”
Ia menambahkan, keberhasilan sistem ini bergantung pada dua totalitas. Pertama, totalitas pengurus pondok dan sekolah boarding school dalam membina generus. Kedua, totalitas orang tua dalam menyerahkan pendidikan anaknya sepenuhnya ke pondok. “Bukan setengah-setengah. Kalau di rumah tidak mendukung, maka air bersih yang kita tuang akan cepat keruh lagi,” tambahnya.
Sementara itu, suasana haru dan optimisme mewarnai akhir acara. Dewan Penasehat PC LDII Kecamatan Sungai Gelam, H. Wawan Hermanto, mengaku sangat berharap program ini segera membuahkan generasi unggul.
“Saya melihat langsung bagaimana sistem pondok ini serius membina karakter. Saya berharap para orang tua di Sungai Gelam tidak ragu lagi. Masukkan putra-putri kita ke pondok dan boarding school,” harapnya dengan nada mengharukan.
Banyak orang tua yang mengaku tersadarkan dan berencana mendaftarkan anaknya ke Pondok Pesantren Tawakkal Jambi dalam waktu dekat. Sebuah langkah kecil, tapi menjadi kabar baik bagi masa depan pendidikan karakter di Muaro Jambi.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi