Belasan Qari dan Qariah Bersaing di MTQ ke-VII Desa Sungai Limau, Persiapan Menuju Kecamatan

Merangin (28/3). Semarak lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di Dusun Padang Kelapo selama empat hari terakhir. Pemerintah Desa Sungai Limau, Kecamatan Tabir Timur, secara resmi menggelar Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VII yang berlangsung mulai tanggal 27 hingga 30 Maret 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wahana pemersatu umat dalam bingkai ukhuwah islamiyah.

Kepala Desa Sungai Limau, Ngatijan, SE., membuka langsung rangkaian lomba yang mempertandingkan 14 cabang ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangganya terhadap antusiasme masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya.

“Kegiatan ini luar biasa. Saya turut bangga dengan diselenggarakannya MTQ yang ke-VII ini. Semakin kuat ukhuwah islamiyah di Desa Sungai Limau khususnya, dan umumnya di Kecamatan Tabir Timur. Ini adalah investasi spiritual kita bersama sebelum nantinya kita memberangkatkan kontingen terbaik ke ajang MTQ tingkat kecamatan yang rencananya digelar pada bulan Oktober mendatang,” ujar Ngatijan.

Untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, panitia menghadirkan empat orang dewan hakim yang berkompeten di bidangnya. Mereka adalah Warsan Nurrohim, SH; Ali Imron, S.Pd; Sofwan; serta Syahdan, SH. Keempat dewan hakim ini bertugas mengawal jalannya lomba dari berbagai cabang, mulai dari tilawah, tartil, hingga fahmil Qur’an.

Salah satu dewan hakim yang juga merupakan Tokoh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tabir Timur, Ustaz Warsan Nurrohim, SH., mengaku merasa terhormat dan bersemangat dapat dilibatkan dalam proses seleksi ini. Menurutnya, partisipasinya merupakan bentuk pengabdian dalam memajukan syiar Islam di daerah tersebut.

“Alhamdulillah, saya merasa bersemangat dan berterima kasih karena diminta menjadi dewan hakim dalam acara ini. Selain untuk menyeleksi bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama desa di tingkat kecamatan, ini juga bagian dari tugas kami sebagai penyuluh agama di KUA setempat. Kami ingin memastikan bahwa generasi muda kita tidak hanya mahir dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang siap mengharumkan nama Desa Sungai Limau di ajang MTQ tingkat Kecamatan Tabir Timur pada Oktober mendatang. Masyarakat setempat menyambut antusias kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini, menjadikan suasana dusun terasa lebih hidup dengan nuansa religius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *