
Sarolangun (31/7). Di tengah padatnya agenda Camping Permata Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 LDII Sarolangun, panitia menyelipkan momen istimewa pada Selasa malam (28/7). Acara keakraban yang digelar pada malam kedua tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian antarsesama peserta dan panitia.
Acara yang berlangsung hangat ini diikuti oleh seluruh peserta dan pengurus. Mereka bersama-sama menikmati kegiatan bakar-membakar ayam serta makan bersama dengan menggunakan alas daun pisang, ditemani sambal kecap dan nasi hangat yang menambah selera kebersamaan.
Abdul Qodir selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk menjaga kekompakan dan semangat peserta di sisa masa perkemahan.

“Malam ke-2 ini sengaja kami adakan untuk menjaga tali silaturahmi tetap erat dan menambah semangat peserta dalam mengikuti camping Permata Cai ini,” ujar Abdul Qodir.
Ia menambahkan, acara keakraban ini terwujud berkat kolaborasi dengan tim dapur yang menyiapkan 10 ekor ayam lengkap dengan bumbu-bumbunya. Setiap kelompok peserta mendapat satu ekor ayam utuh yang telah diungkep terlebih dahulu, kemudian dibakar secara mandiri oleh masing-masing grup dan disantap bersama-sama dengan panitia.
“Jadi, satu grup peserta diberi satu ekor ayam utuh, dipersilakan untuk dibakar, lalu dimakan secara bersama-sama dengan para panitia juga,” jelasnya.
Sementara itu, Sigit, perwakilan peserta dari PC LDII Mandi Angin, mengungkapkan rasa senangnya karena panitia menyediakan kegiatan khusus yang membangun kedekatan antarpeserta. Ia berharap momen serupa dapat terus diadakan di tahun-tahun mendatang.

“Kami dari peserta sangat senang dengan kegiatan camping Cai kali ini, karena ada keakraban dan makan bersama. Manfaatnya besar sekali, karena kami bisa lebih akrab dengan peserta lain yang awalnya belum saling kenal,” ungkap Sigit.
Puncak acara keakraban tidak berhenti pada santap bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan renungan malam yang khusyuk, di mana para peserta diberikan nasihat untuk mengingat kembali dosa-dosa terhadap kedua orang tua serta introspeksi atas berbagai pelanggaran yang pernah dilakukan. Momen ini menjadi penutup yang menyentuh hati dan memperkuat makna kebersamaan di malam hari itu.(Ali)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi