Dukung Munas X LDII, DPD Sarolangun Siap Wujudkan Ekopesantren Ramah Lingkungan

Jakarta (9/4). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sarolangun turut berpartisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta sejak 6 April 2026 itu dihadiri langsung oleh Ketua DPD LDII Sarolangun, Duwi Saputra, beserta jajaran pengurus dari berbagai daerah di Indonesia.

Munas kali ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan, periode 2026–2031. Dalam Munas ke-10, DPP LDII mengusung konsep “Ekopesantren” sebagai program unggulan nasional.

Program Ekopesantren bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Pengelolaan pesantren yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan edukatif menjadi inti dari program ini.

Ketua DPD LDII Sarolangun, Duwi Saputra, menyatakan bahwa konsep Ekopesantren sangat relevan dengan tantangan lingkungan saat ini. Menurutnya, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam.

“Kami siap mendukung dan mengimplementasikan program Ekopesantren di daerah, khususnya di Kabupaten Sarolangun. Ini menjadi langkah konkret dalam membangun generasi yang religius sekaligus peduli lingkungan,” ujar Duwi saat ditemui di sela-sela acara.

Munas ke-10 LDII ini diikuti oleh perwakilan DPD dari seluruh Indonesia. Selain Ekopesantren, sejumlah isu strategis lainnya juga dibahas, seperti penguatan dakwah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kontribusi organisasi dalam pembangunan nasional.

Dengan adanya program Ekopesantren, LDII diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan karakter dan kepedulian sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *