Momen Idul Fitri 1447 H di Singkut: Pererat Silaturahmi Meski Cuaca Tak Menentu

Sarolangun (22/3). Guyuran hujan deras tidak menyurutkan niat puluhan warga Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pasar Singkut untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3). Ibadah yang sedianya direncanakan di tanah lapang tersebut dialihkan ke dalam Masjid Nurul Ikhsan, Desa Pasar Singkut, Kecamatan Singkut.

Tepat pukul 07.00 WIB, rangkaian sholat dimulai dengan khusyuk. Ustaz Muhammad Ali bertindak sebagai imam sekaligus khatib Sholat Id. Usai pelaksanaan sholat dan khutbah, acara dilanjutkan dengan penyampaian nasihat agama oleh Dewan Penasehat PAC LDII Pasar Singkut, Dedi MZ.

Dalam arahannya, Dedi MZ menekankan pentingnya rasa syukur atas keberhasilan umat dalam menyelesaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Menurutnya, momen Idul Fitri adalah puncak perjuangan spiritual yang patut dirayakan dengan penuh kegembiraan yang berlandaskan iman.

“Alhamdulillah, satu bulan penuh kita berpuasa Ramadan dan sukses melaksanakannya. Hari ini kita bisa menunaikan Sholat Idul Fitri, inilah yang dinamakan hari kemenangan bagi kita semua,” ujar Dedi di hadapan para jamaah.

Ia juga menghimbau agar warga LDII memanfaatkan momentum lebaran ini untuk menyambung tali silaturahmi dengan sanak keluarga dan kerabat. Menurutnya, silaturahmi adalah bagian tak terpisahkan dari makna kembali ke fitrah.

Sementara itu, Ketua PAC LDII Pasar Singkut, Tugiran, menjelaskan bahwa pengalihan lokasi ke dalam masjid dilakukan demi kenyamanan jamaah karena cuaca yang tidak memungkinkan. Meski rencana awal adalah melaksanakan sholat di luar ruangan, ia bersyukur acara tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Walaupun dilaksanakan di dalam masjid karena hujan deras, alhamdulillah Sholat Idul Fitri berjalan sangat khidmat. Warga sangat antusias mengikutinya,” terang Tugiran.

Tugiran juga menyampaikan harapannya agar di tahun-tahun mendatang cuaca lebih bersahabat sehingga Sholat Id bisa kembali dilaksanakan di tanah lapang. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan ibadah dapat lebih maksimal dan mencocoki sunah Rasulullah SAW.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *