Asrama Hadits hingga Buka Puasa, LDII Sukakarya Padukan Pendidikan Agama dan Silaturahmi

Kota Jambi (1/3). Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sukakarya, Kota Jambi, menggelar kegiatan Asrama Hadits yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Acara yang berlangsung di Masjid Baitul Muttaqin, Simpang Kawat, Kecamatan Kota Baru, pada Minggu (01/03/2026) ini menjadi ajang penguatan pendidikan karakter sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Kegiatan dimulai setelah salat Ashar berjamaah. Rombongan pengurus PAC LDII Sukakarya yang dipimpin oleh Ketua PAC Tyo Wibowo, turut tokoh LDII setempat, sepy Ustaz Kamulyan, Ustaz Syarif, serta Juhari. Kehadiran mereka disambut hangat oleh warga setempat yang telah menanti di halaman masjid.

Suasana khidmat langsung terasa saat Ustaz Kamulyan memberikan tausiah kepada jamaah yang hadir. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan tentang besarnya pahala di bulan Ramadhan yang berlipat ganda, serta mengajak warga untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan meraih berkah melalui ibadah-ibadah kecil sekalipun.

“Kebersamaan saat ini sangatlah penting. Selain mempererat tali silaturahmi, ini juga menjadi sarana memberikan ilmu kepada warga LDII agar pemahaman agama kita semakin meningkat,” ujar Ustaz Kamulyan di hadapan para peserta.

Tak hanya itu, salah satu sesi dalam asrama kali ini menyoroti peran keluarga dalam membentengi anak dari pengaruh negatif lingkungan. Ketua Takmir Masjid Baitul Muttaqin, Mahmudi yang turut memberi sambutan menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga generasi penerus.

“Para orang tua jangan sampai lengah. Jangan biarkan anak-anak kita terjerumus dalam pergaulan bebas. Kegiatan seperti ini adalah salah satu cara kita mengajarkan mereka agar kelak bisa melanjutkan estafet penyampaian ilmu. Anak-anak harus kita didik agar amanah dan mampu mengangkat derajat orang tuanya,” paparnya.

Senada dengan itu, Ustaz Kamulyan kembali menegaskan bahwa ibu adalah madrasah pertama atau gudang ilmu bagi anak-anaknya. Menurutnya, perbaikan umat harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

“Jika ingin jamaah kita lebih baik, perbaiki diri kita terlebih dahulu. Kemudian bina anak-anak kita agar menjadi generasi yang paham agama, berguna bagi nusa, bangsa, dan kedua orang tuanya. Orang tua harus menjadi teladan nyata, baik dalam tutur kata maupun perbuatan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Kamulyan juga memperkenalkan program “Lima Sukses Ramadhan” yang menjadi agenda dakwah tahunan LDII. Program yang disertai landasan dalil Al-Qur’an dan hadis itu bertujuan memotivasi warga untuk meraih pahala maksimal selama bulan suci.

Ketua PAC LDII Sukakarya, Tyo Wibowo, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai antusiasme warga menjadi bukti bahwa kebersamaan dan pendidikan agama berjalan beriringan.

“Kami merasa sangat diperhatikan. Nasihat-nasihat yang disampaikan memberikan arah yang jelas bagi kami dalam mendidik generasi penerus, agar mereka sukses dunia dan akhirat,” ungkap Tyo.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya digelar saat Ramadhan, tetapi juga rutin dilaksanakan di bulan-bulan lainnya. Dengan adanya Asrama Hadits ini, PAC LDII Sukakarya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *