Pengajian Rutin LDII Beliung Perkuat Ukhuwah dan Bekal Spiritual Warga

Kota Jambi (23/1). Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan memperdalam pemahaman agama, Pengurus Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Beliung kembali menggelar pengajian rutin yang digelar dua kali dalam seminggu. Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Kamis (22/1/2026) kemarin tersebut, menyedot antusiasme puluhan jamaah di Kompleks Masjid Nurul Rohman, RT 15, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Acara yang digelar dari pukul 17.00 hingga 21.30 WIB ini dihadiri sekitar 80 jamaah dari berbagai kalangan. Kekhidmatan terlihat jelas dengan penuhnya shaf masjid, menunjukkan tingginya minat warga terhadap siraman rohani di tengah kompleksitas tantangan kehidupan modern.

Sesi pengajian dibuka dengan tausiyah dari Ustaz Dedi Junaidi. Dalam pemaparannya, ia mengangkat tema peringatan tentang kondisi akhir zaman dengan merujuk pada hadis Rasulullah SAW. Pihaknya juga menekankan pentingnya kewaspadaan dan penyiapan bekal amal

“Kita harus menyadari betul bahwa kita hidup di masa yang penuh ujian. Sabda Nabi, ‘Tidak datang suatu zaman kecuali zaman sesudahnya lebih buruk daripada zaman sebelumnya, hingga kalian bertemu dengan Tuhan kalian,’ adalah peringatan yang sangat keras untuk kita semua. Mari kita jaga diri kita dari banyaknya pengaruh negatif akhir zaman dan fokus mempersiapkan bekal terbaik menuju akhirat,” jelas Ustaz Dedi, mengutip hadis riwayat Bukhari dan Muslim.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC LDII Kelurahan Beliung, H. M. Rozaq, dalam sambutannya menggarisbawahi peran keluarga sebagai benteng utama. H. Rozaq menegaskan bahwa tanggung jawab keimanan bukan hanya bersifat individual.

“Kita memiliki kewajiban untuk menjaga keluarga, terutama istri dan anak-anak kita. Benteng pertama dalam menghadapi buruknya pengaruh zaman adalah lingkungan keluarga yang taat beragama,” ujar H. Rozaq dengan tegas.

Lebih dari sekadar transfer ilmu, kegiatan rutin ini juga berfungsi sebagai wadah memperkokoh kerukunan dan rasa kekeluargaan antarwarga. H. Rozaq menyampaikan harapannya agar semangat keagamaan ini terus membara. “Harapannya kegiatan seperti ini terus dilanjutkan, semangat jamaah semakin bertambah, dan rasa kekeluargaan di antara kita semua terus terjalin erat,” pungkasnya.

Kehadiran puluhan jamaah secara konsisten menunjukkan bahwa pengajian rutin ini telah menjadi salah satu oase spiritual yang dinantikan, sekaligus bukti nyata upaya masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga dan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *