
Sarolangun (21/1). Pengurus Penggerak Pembina Generus (PPG) DPD LDII Kabupaten Sarolangun menggelar musyawarah perdana di awal tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (21/1) sore di Kompleks Masjid Nurussalam, Kelurahan Sukasari, RT 11, Kecamatan Sarolangun.
Musyawarah dibuka oleh Ketua PPG Sarolangun, Fatah Dinu Mustaqim, dan dilanjutkan dengan sesi evaluasi program kerja selama satu bulan terakhir oleh perwakilan setiap bidang.
Dinu menekankan pentingnya musyawarah sebagai sarana pemecahan masalah. Menurutnya, pengurus setiap bidang juga dianjurkan untuk mengadakan musyawarah khusus guna memaksimalkan program kerja.

“Musyawarah harus dimanfaatkan dengan baik. Jika ada kendala, sampaikan agar kita dapat mencari solusi terbaik. Lakukan musyawarah khusus, walau melalui WhatsApp jika waktu berkumpul tidak memungkinkan,” pesannya.
Menurut Dinu, fokus musyawarah kali ini adalah menerima laporan dari masing-masing bidang. “Setiap bidang dapat menyampaikan laporannya, program mana yang sudah berjalan dan mana yang perlu direvisi,” tambahnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari tiap bidang. Salah satunya disampaikan oleh Koordinator Bidang Penggalangan Dana, H. Supratikno. Ia menyebutkan adanya skala sedekah minimal bagi warga yang dinilai mampu.

“Bagi warga yang mampu, diharapkan dapat bersedekah minimal Rp50.000. Ini merupakan dana khas PPG untuk pembiayaan pembinaan generasi penerus,” jelas H. Supratikno.
Ia juga melaporkan bahwa program “Koin PPG” berjalan lancar. Pemasukan dana khas PPG terkumpul lebih dari Rp3 juta setiap bulannya.
Musyawarah ini diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh program kerja PPG Sarolangun dalam membina generasi muda di wilayah tersebut.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi