Perkuat Kepedulian Sosial, LDII Mendahara Ajak Warga Istiqamah Berinfak dan Bersedekah

Tanjab Timur (7/11). Menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus meningkatkan ketakwaan menjadi salah satu pesan utama dalam pengajian yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Mendahara. Melalui kajian bertema infak dan sedekah, warga diajak untuk membiasakan diri berbagi serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Babussalam, Jalan Sentosa RT 22 RW 03, Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sabtu (7/11/2026), pukul 13.30 hingga 15.00 WIB. Pengajian diikuti puluhan warga LDII se-Kecamatan Mendahara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC LDII Mendahara Abdul Rosyid, Dewan Penasihat (Wanhat) PC LDII Mendahara Heru Siswoyo, pemateri kajian Al-Qur’an Amiruddin, serta pemateri kajian Al-Hadis bab sedekah, Aris Dwi Saputra.

Dalam sambutannya, Abdul Rosyid mengatakan bahwa tema infak dan sedekah sengaja diangkat untuk mendorong warga agar semakin peduli terhadap sesama. Menurutnya, semangat beribadah perlu berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

“Alhamdulillah, warga Mendahara dapat berkumpul dalam keadaan rukun dan kompak. Tema infak dan sedekah ini sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini. Kami mengajak seluruh warga untuk tidak hanya bersemangat dalam beribadah, tetapi juga dalam berbagi. Melalui infak dan sedekah, harta menjadi lebih berkah dan persaudaraan semakin kuat,” ujarnya.

Pada sesi kajian Al-Qur’an, Amiruddin menjelaskan keutamaan infak sebagai salah satu bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa Allah menjanjikan pahala berlipat ganda bagi orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan kebaikan.

“Infak dan sedekah merupakan amalan yang diperintahkan Allah dalam Al-Qur’an. Allah menjanjikan balasan berlipat ganda bagi orang yang menginfakkan hartanya di jalan-Nya. Karena itu, jangan menganggap infak sebagai sesuatu yang mengurangi harta, melainkan sebagai bekal dan investasi akhirat. Mari kita niatkan setiap pemberian untuk kebaikan dan perjuangan agama,” jelasnya.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Aris Dwi Saputra yang mengulas hadis tentang sedekah. Ia menekankan bahwa sedekah tidak harus menunggu seseorang memiliki harta berlebih. Hal terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam melaksanakannya.

“Dalam hadis dijelaskan tentang keutamaan sedekah sebagai amalan yang dapat menjadi sebab terhindarnya seseorang dari berbagai keburukan. Sedekah juga menjadi salah satu bukti kejujuran iman. Tidak perlu menunggu memiliki banyak harta. Sedikit, tetapi dilakukan secara rutin dan ikhlas, merupakan kebiasaan baik yang perlu kita bangun. Mari kita mulai dari lingkungan masjid dan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Wanhat PC LDII Mendahara, Heru Siswoyo, dalam nasihatnya mengajak warga untuk terus memelihara sifat dermawan, saling membantu, serta memperkuat kerukunan dan kekompakan.

“Kami berpesan kepada seluruh warga agar membiasakan diri menjadi pribadi yang gemar memberi. Jika warga LDII di Mendahara memiliki semangat bersedekah dan saling membantu, insyaallah akan tercipta kehidupan masyarakat yang lebih baik. Mari terus menjaga kerukunan, kekompakan, dan kemandirian,” pesannya.

Pengajian tersebut mendapat respons positif dari warga yang hadir. Salah seorang peserta, Sugiarto, mengaku memperoleh banyak motivasi dari materi yang disampaikan para pemateri.

“Alhamdulillah, jazakumullahu khairan. Pengajian ini sangat bermanfaat. Penjelasan Ustaz Amiruddin dan Ustaz Aris tentang sedekah membuat kami semakin bersemangat menyisihkan sebagian rezeki, meskipun jumlahnya sedikit. Nasihat dari Ketua PC dan Wanhat juga menguatkan kami untuk terus menjaga kerukunan dan kekompakan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Lilis, warga Mendahara Ilir. Ia menilai pengajian tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Senang bisa kembali berkumpul di Masjid Babussalam. Selain mendapatkan ilmu, kami juga bisa bersilaturahmi dengan warga lainnya. Semoga kegiatan seperti ini terus istiqamah dilaksanakan oleh PC LDII Mendahara,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keberkahan, kelancaran rezeki, serta kemajuan dan kesejahteraan warga LDII di Kecamatan Mendahara. Melalui pengajian tersebut, PC LDII Mendahara berharap semangat berinfak dan bersedekah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. (Jka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *