
Musi Banyuasin (29/9). Pondok Pesantren Tawakal Sebapo, Jambi, mengakhiri rangkaian kegiatan anjangsana dengan bersilaturahmi ke kediaman Samuri, orang tua dari tiga santri, Yunus, Ihsan, dan Mahrojan, di RT 20/RW 02, Kelurahan Bayung Lencir, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (27/9/2026) malam.
Kunjungan tersebut menjadi momen penuh kehangatan sekaligus ungkapan rasa syukur Samuri atas pendidikan dan pembinaan yang telah diterima ketiga anaknya selama menimba ilmu di Pondok Pesantren Tawakal Sebapo.
Sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih, Samuri mengundang para pengurus pondok pesantren, para guru, serta para santri untuk berkumpul bersama keluarganya. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara wali santri dan keluarga besar pondok pesantren.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran lebih dari 60 orang dalam rombongan Pondok Pesantren Tawakal Sebapo. Pertemuan tersebut juga diisi dengan kegiatan sparing sepak bola bersama para pemuda setempat di Bayung Lencir pada sore harinya. Aktivitas olahraga ini menjadi sarana membangun keakraban, memperluas persaudaraan, serta mempererat hubungan antara santri dan masyarakat sekitar.

Samuri menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pihak pondok pesantren yang telah mendidik serta membimbing ketiga anaknya. Melalui pertemuan tersebut, ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus terpelihara.
“Bagi kami, pendidikan anak bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan kemandirian. Kami bersyukur anak-anak mendapatkan bimbingan di Pondok Pesantren Tawakal Sebapo. Silaturahmi ini menjadi bentuk rasa terima kasih kami kepada para pengurus, guru, dan seluruh keluarga besar pondok pesantren,” demikian ungkapan rasa syukur yang menggambarkan maksud kegiatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan itu sejumlah tokoh dan pengurus, di antaranya pinisepuh Pondok Pesantren Tawakal Sebapo, H. Rosi, Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Jambi H. Achiyar Rosidi, serta pengurus Pondok Pesantren Tawakal Sebapo, Ustaz Zainal Nuraidin, bersama pengurus lainnya.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah makna kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada hubungan antara lembaga pendidikan dan wali santri, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, anjangsana menjadi salah satu sarana untuk menjaga komunikasi antara pihak pondok pesantren dengan keluarga santri. Hubungan yang baik antara pengasuh, pendidik, orang tua, dan lingkungan masyarakat dinilai penting untuk mendukung proses pendidikan yang berkesinambungan.
Selain pendidikan agama dan pembentukan akhlak, interaksi sosial seperti silaturahmi dan olahraga bersama juga memberikan ruang bagi santri untuk belajar membangun kerja sama, menghargai orang lain, serta menjaga kerukunan.

Berakhirnya rangkaian anjangsana di kediaman Samuri menjadi penutup yang penuh makna bagi keluarga besar Pondok Pesantren Tawakal Sebapo. Kebersamaan tersebut sekaligus menegaskan bahwa hubungan antara pondok pesantren dan wali santri tidak berhenti pada proses pendidikan formal, melainkan terus berlanjut melalui komunikasi, kepedulian, dan persaudaraan.
Melalui kegiatan semacam ini, Pondok Pesantren Tawakal Sebapo berharap semangat silaturahmi dapat terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga di tengah masyarakat luas. Dengan demikian, nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan kebersamaan dapat terus terjaga sebagai bagian dari pembentukan generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi