Kupas Hadis Sahih Bukhari, LDII Sarolangun Perkuat Silaturahmi Mubaligh

Sarolangun (26/9). Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Sarolangun menggelar pengajian khusus mubalig dan mubaligat di Masjid Nurussalam, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Sarolangun, Sabtu (26/9). Kegiatan yang diikuti puluhan peserta itu mengangkat materi Hadis Sahih Bukhari juz 3.

Pengajian berlangsung pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan oleh Muhammad Ali. Ia mengatakan bahwa pengajian ini selain menambah ilmu pengetahuan juga mempererat tali silaturahmi antarmubalig karena pertemuan seperti ini dilaksanakan sebulan sekali.

“Jadi, salah satu tujuannya selain kita mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan agama, juga silaturahmi tetap terjalin,” ujar Ali.

Ali mengajak para peserta mengikuti pengajian dengan baik dan berusaha hadir sampai acara selesai pukul 15.00 WIB.

“Ikuti pengajian ini dengan saksama dan sungguh-sungguh. Jangan pulang sebelum waktunya,” imbuhnya.

Acara kemudian diisi materi Hadis Sahih Bukhari oleh Ustaz Fatah Dini Mustaqim dengan tema jual beli halal sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Dalam pemaparannya, Dinu menjelaskan bahwa jual beli dapat menjadi halal jika penjual dan pembeli saling rida serta saling menerima, tanpa paksaan.

“Jadi, hukum jual beli itu mudah. Kalau kita menjual dengan sistem kontan dan kedua belah pihak saling rida, maka itu halal sehingga bisa berkah untuk semua,” jelas Dinu.

Lebih lanjut, Dinu menerangkan bahwa jual beli dan utang piutang akadnya harus jelas, tidak bisa dibuat seenaknya sendiri karena hal itu menentukan hukum halal dan haramnya.

“Jadi, kalau masalah jual beli atau utang piutang, akadnya harus jelas. Mau beli apa, prosesnya bagaimana, ini harus jelas semua karena terkait hukumnya,” terang Dinu.

Dinu mengimbau para mubalig nantinya dapat menjelaskan kepada warga LDII tentang hukum jual beli yang halal sehingga semua dijauhkan dari yang haram. (Ali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *