
Tanjab Barat (22/9). Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Tungkal Ulu menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah di Masjid Al-Huda, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Taman Raja, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua PC LDII Tungkal Ulu, Muhammad Machfur, tersebut diikuti warga LDII dari PAC Taman Raja dan PAC Pematang Tembesu. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan warga dalam menjalankan salah satu kewajiban umat Islam terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Sejak kegiatan dimulai, para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan. Tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, peserta juga mengikuti praktik pemulasaraan jenazah, mulai dari tata cara memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga proses penguburan sesuai tuntunan syariat Islam.
Ketua PC LDII Tungkal Ulu Muhammad Machfur mengatakan, keterampilan pemulasaraan jenazah penting dimiliki masyarakat karena termasuk fardu kifayah, yakni kewajiban yang harus ditunaikan oleh sebagian umat Islam ketika ada seorang muslim yang meninggal dunia.

“Ini adalah fardu kifayah. Setiap kita sebaiknya memiliki kemampuan untuk melaksanakannya, sebagai kewajiban sesama muslim,” ujar Machfur.
Menurutnya, pemulasaraan jenazah tidak hanya membutuhkan pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaannya, tetapi juga ketelitian, kehati-hatian, dan keikhlasan. Setiap tahapan harus dilakukan dengan memperhatikan tuntunan agama serta menjaga kehormatan jenazah.
“Semua prosesi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan niat ibadah semata-mata karena Allah SWT,” tambahnya.
Dalam sesi praktik, peserta mendapat kesempatan untuk memahami secara langsung tahapan pemulasaraan jenazah. Materi disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman sehingga peserta dapat memahami hal-hal teknis yang mungkin ditemui ketika harus membantu proses pemulasaraan di lingkungan masyarakat.

Sutrisno, Dewan Penasihat PC LDII Tungkal Ulu, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan seperti ini memberikan bekal yang dapat diterapkan ketika dibutuhkan di tengah masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat selain bekal bagi setiap muslim juga dapat diterapkan pada waktu yang dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Selain meningkatkan keterampilan individu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial warga LDII terhadap lingkungan sekitar. Kemampuan melakukan pemulasaraan jenazah juga dinilai penting untuk memastikan kewajiban fardu kifayah dapat dilaksanakan dengan baik ketika masyarakat menghadapi kedukaan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Melalui pelatihan tersebut, PC LDII Kecamatan Tungkal Ulu berharap semakin banyak warga yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pemulasaraan jenazah sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tungkal Ulu dan sekitarnya. (Wnt)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi