Merawat Kebun, Memupuk Iman: Warga LDII Pandan Lagan Gotong Royong di Kebun Bersama

Tanjung Jabung Timur (7/2). Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap aset organisasi ditunjukkan oleh warga dan pengurus LDII Pandan Sejahtera pada Sabtu pagi (7/2). Puluhan anggota bahu-membahu melakukan perawatan dan penyemprotan herbisida di Kebun bersama yang berlokasi di Kelurahan Pandan Lagan, Tanjung Jabung Timur.

Kegiatan yang dimulai sedari pagi itu diwarnai semangat tinggi, meski sinar matahari mulai terik. Para peserta bahkan berjalan bersama menyusuri permukiman warga menuju lokasi kebun. Rasa syukur pun tak henti diungkapkan, karena cuaca yang cerah dan kondisi lahan yang sudah tidak tergenang air, memungkinkan penyemprotan berjalan optimal.

“Alhamdulillah, hari ini cukup cerah dan air yang menggenang sudah surut. Harapan kita, aplikasi racun rumput bisa maksimal,” ujar Andi Rahman salah seorang peserta, menggambarkan suasana.

Agenda gotong royong ini dihadiri oleh seluruh jajaran kepengurusan, termasuk Pengurus Harian PAC LDII, Tugiono, dan Dewan Penasihat, Purwanto. Kehadiran mereka turut memompa semangat para relawan dari kalangan warga.

Jaka Hasanuddin, dari Bidang Perbendaharaan, mengingatkan pentingnya partisipasi aktif. “Kami mengapresiasi semangat bapak-bapak yang menyisihkan waktu di tengah kesibukan sebagai kepala keluarga. Bila ada halangan mendesak, mohon izin dan dapat diganti dengan sedekah senilai yang telah kita sepakati bersama,” pesannya di sela kegiatan.

Tak hanya sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga dirasakan manfaat langsungnya oleh sebagian warga. Darto, peserta yang paling antusias pagi itu, mengaku senang sekaligus mendapat manfaat tambahan.

“Saya sangat apresiasi antusiasme semua warga. Saya juga senang karena di parit kebun ini banyak rumput untuk pakan sapi, yang menjadi andalan ekonomi keluarga saya,” tuturnya dengan riang.

Di akhir acara, Dewan Penasihat LDII Pandan Sejahtera, Purwanto, menyampaikan apresiasi dan pesan mendalam. Pihaknya mensyukuri kehadiran dan kepedulian warga yang mau meninggalkan kesibukan sementara.

“Ini adalah bentuk pemeliharaan dan penjagaan kita terhadap aset Sabilillah. Hasil dari kebun ini kelak diharapkan dapat menopang berbagai kegiatan organisasi, mulai dari pembelanjaan sarana-prasarana ibadah, pembangunan, hingga kegiatan sosial, kesehatan, dan kepedulian lingkungan,” pungkas Purwanto, menutup agenda penuh berkah tersebut.

Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, tetapi merupakan perwujudan dari prinsip kemandirian organisasi dan solidaritas antarwarga, dimana nilai ibadah, ekonomi, dan sosial bersatu dalam satu harmoni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *