Maksimalkan Libur Sekolah, PPG Sarolangun Siapkan Program Khusus Generus di Bulan Ramadan

Sarolangun (17/2). Pengurus Penggerak Pembina Generus (PPG) Sarolangun menggelar musyawarah strategis di Gedung Aula Serbaguna DPD LDII Sarolangun, Senin sore (16/2). Pertemuan ini fokus menyusun agenda pembinaan bagi generasi penerus (generus) selama bulan suci Ramadan 1447 H.

Rapat dibuka oleh Wakil Ketua PPG Sarolangun, Hidayat, yang mengawali arahannya dengan ungkapan syukur atas kesempatan berkumpulnya para pengurus. Hidayat menekankan bahwa musyawarah adalah instrumen krusial dalam organisasi untuk memecahkan berbagai tantangan pembinaan di lapangan.

“Musyawarah ini sangat penting. Segala kendala yang ada harus kita bedah bersama untuk dicarikan solusi terbaik bagi masa depan generasi kita,” jelas Hidayat.

Ketua PPG Sarolangun, Fatah Dinu Mustaqim, yang memimpin jalannya diskusi teknis menjelaskan bahwa fokus utama pembinaan kali ini adalah memanfaatkan waktu libur sekolah anak-anak. Menurutnya, momentum Ramadan harus diisi dengan kegiatan yang produktif agar generus tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak bermanfaat.

“Saat Ramadan, anak-anak biasanya mendapatkan libur sekolah yang cukup panjang. Kita arahkan mereka pada kegiatan positif, seperti tadarus Al-Qur’an berjamaah dan asrama liburan Ramadan,” ujar Dinu.

Dinu juga menginstruksikan seluruh pengurus PPG untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas generasi muda di wilayah masing-masing, mulai dari usia SMP hingga usia mandiri. Ia mengingatkan bahwa pengurus harus memastikan program yang dicanangkan berjalan merata tanpa ada kelompok yang terabaikan.

“Kita harus kontrol bersama-sama. Jangan sampai ada generasi penerus yang terlepas dari pantauan, karena perhatian dan kepedulian pengurus adalah kunci agar mereka tidak salah dalam bergaul,” tegasnya.

Di akhir sesi, Dinu kembali menggugah kesadaran para pengurus mengenai dampak lingkungan terhadap perkembangan anak. Ia berharap seluruh jajaran PPG Sarolangun memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat terhadap masa depan generus.

“Jika kita abai, risiko salah pergaulan akan berdampak buruk pada perkembangan mereka. Oleh karena itu, perhatian ekstra sangat dibutuhkan saat ini,” pungkas Dinu.

Musyawarah yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Hidayat, menandai kesiapan PPG Sarolangun dalam mengawal pembinaan generasi muda sepanjang bulan suci mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *