
Merangin (23/8). Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti lapangan balai Desa Sri Sembilan, Kecamatan Tabir Timur, Kabupaten Merangin, pada Minggu malam (21/8). Puluhan warga dan tokoh masyarakat setempat berkumpul dalam acara tasyakuran menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang memenuhi undangan dari pemerintah desa.
Mengusung tema “Semangat Menyambut Kemerdekaan dengan Rasa Syukur”, tasyakuran kali ini menjadi momen refleksi bersama atas perjuangan para pahlawan sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antarkomponen masyarakat. Suasana kekeluargaan terlihat sejak awal hingga akhir acara.
Pairan, sesepuh desa sekaligus mantan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sri Sembilan, dalam sambutannya mengajak seluruh warga untuk memaknai kemerdekaan secara lebih mendalam. Ia menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremonial belaka.
“Kita isi kemerdekaan dengan kegiatan positif, jaga persatuan dan kerukunan, serta tingkatkan gotong royong membangun desa kita,” ujar Pairan di hadapan para peserta.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Kholik, seorang dai asal Kecamatan Tabir Timur. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih dengan pengorbanan para pahlawan. Ia juga memanjatkan doa agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, persatuan, kesehatan, dan keberkahan.
“Mari kita kenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” pesan Ustadz Abdul Kholik dalam tausiahnya.
Puncak acara tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah yang semakin mempererat keakraban antarpeserta.
Warga Desa Sri Sembilan berharap semangat kemerdekaan yang terpancar pada malam tasyakuran itu tidak hanya menjadi kenangan sesaat, tetapi dapat diwujudkan dalam keseharian melalui kepedulian sosial, kerja sama, dan gotong royong membangun desa. Mereka optimistis, dengan persatuan yang kokoh, Desa Sri Sembilan akan terus maju, aman, dan sejahtera di bawah naungan semangat kemerdekaan yang sesungguhnya. (Wrs)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi